KAI: 316 Perlintasan Rawan Kecelakaan Ditutup Sepanjang 2025

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menutup 316 perlintasan sebidang rawan kecelakaan sepanjang 2025. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan langkah tersebut merupakan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, kepolisian, TNI, serta kementerian dan lembaga terkait.

"Penutupan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib sekaligus mendukung agenda nasional peningkatan keselamatan transportasi," ujar Anne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga
  • Crane Proyek Kereta Api Cepat China di Thailand Jatuh Timpa Gerbong Penumpang, 28 Orang Tewas
  • Kereta Mewah Makin Digemari, Suite Class Tumbuh Hampir 50 Persen
  • KAI: Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisatawan Saat Nataru

Anne mengatakan setiap perlintasan sebidang merupakan ruang temu antara perjalanan dan keselamatan. Di titik ini, lanjut Anne, peran pengguna jalan dan perjalanan kereta api saling melengkapi untuk menciptakan mobilitas yang aman dan nyaman.

"Sepanjang 2025, KAI memperkuat komitmen keselamatan melalui penutupan perlintasan berisiko, peningkatan edukasi publik, serta penguatan penegakan aturan demi melindungi pengguna jalan dan perjalanan kereta api," ucap Anne.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pada saat yang sama, sambung Anne, KAI memperkuat pendekatan edukatif guna membangun budaya disiplin berlalu lintas. Anne mengatakan KAI telah melaksanakan 2.016 kegiatan sosialisasi keselamatan di sekitar jalur kereta api, 212 kegiatan edukasi ke sekolah, 687 pemasangan spanduk keselamatan, serta 655 kegiatan TJSL di lingkungan stasiun.

"Seluruh rangkaian ini diarahkan untuk menumbuhkan pemahaman bahwa palang pintu, rambu, dan marka adalah bagian dari sistem perlindungan bersama," lanjut Anne.

Anne menegaskan keselamatan akan semakin kuat ketika didukung oleh kepatuhan dan partisipasi publik. Anne mengajak masyarakat berhenti sejenak di palang pintu, mematuhi rambu, dan menunggu hingga benar-benar aman sebelum melintas.

"Tindakan sederhana ini adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan," ungkap Anne.

Dalam mendukung keselamatan operasional, ucap Anne, KAI juga melakukan 52 penertiban bangunan liar di area yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api. Penertiban ini merupakan bagian dari pengamanan Ruang Manfaat Jalur Kereta Api (RUMAJA), yaitu area terdekat dengan rel yang digunakan untuk operasional dan perawatan kereta.

Anne menyebut RUMAJA perlu dijaga tetap tertib dan bersih agar perjalanan kereta api dapat berlangsung lancar. KAI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk memastikan area ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

"Penertiban kami lakukan dengan pendekatan humanis dan kolaboratif. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang yang aman dan tertib bagi semua, bukan sekadar menegakkan aturan," sambung Anne.

Anne menyampaikan keterlibatan komunitas juga menjadi penguat strategi keselamatan. Hingga kini, KAI membina 56 komunitas railfans dengan 6.455 anggota terdata.

Sepanjang 2025, KAI melaksanakan 1.509 kegiatan bersama komunitas, terutama terkait kampanye keselamatan perjalanan dan edukasi publik di lingkungan perkeretaapian. Melalui penutupan perlintasan berisiko, penguatan edukasi keselamatan, penertiban bangunan liar, serta pengamanan RUMAJA, ucap Anne, KAI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman, nyaman, dan andal.

"Kami percaya, budaya selamat tumbuh dari kebiasaan baik yang dilakukan bersama. Tidak menerobos palang pintu, tidak melintas di jalur rel, dan menjaga area sekitar rel tetap tertib adalah kontribusi nyata masyarakat bagi keselamatan," kata Anne.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Unit Pengolahan Ikan Bisa Dapat Tarif 0% Ekspor Tuna-Cakalang ke Jepang
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Dro Fernandez Putuskan Hengkang dari Barcelona Jelang Penutupan Bursa Transfer Januari 2026
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Ketua Kadin Sulbar Dimosi Tidak Percaya, Kadin Pusat Diminta Tunjuk Caretaker
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Senior Jokowi di UGM Buat Pengakuan Terkait Jasa Percetakan Lembar Pengesahan dan Sampul Skripsi
• 22 jam lalufajar.co.id
thumb
Pemkot Depok Bangun Halte Resmi di Pintu Tol Desari, Tanggapi Tingginya Jumlah Penumpang
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.