jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan tidak ada lagi kabupaten maupun kota yang terisolasi pascabencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra.
Hal itu ia sampaikan Dody Hanggodo berdasarkan pembaruan kondisi hari ke-52 setelah bencana di Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
BACA JUGA: Soal Pemanfaatan Kayu Hanyut Bencana Sumatra, Menhut Kasih Penjelasan Begini
"Jadi per hari ini, saya bisa katakan sudah tidak ada lagi kabupaten, kota yang terisolasi," kata Dody dikutip Sabtu (17/1).
Dia juga melaporkan seluruh jalan dan jembatan nasional yang terdampak banjir dan longsor telah kembali berfungsi secara fungsional.
BACA JUGA: Begini Materi Pembelajaran di Sekolah untuk Korban Banjir Sumatra
Tercatat ada 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional yang sempat terputus, namun kini seluruhnya sudah dapat dilalui, meski sebagian masih bersifat sementara dan belum diperbaiki secara permanen.
Meski demikian, tantangan besar masih terjadi di tingkat daerah, khususnya di kecamatan dan desa.
"Sekarang kita fokus kepada kecamatan dan desa karena masih ada sekitar hampir 2.000-an jalan, jembatan daerah yang masih putus," ujarnya.
Secara keseluruhan infrastruktur daerah yang terdampak bencana mencapai 2.710 unit, terdiri dari sekitar 1.900 ruas jalan daerah dan 753 jembatan daerah.
Hingga saat ini, jalan daerah di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara yang sudah kembali berfungsi secara fungsional diperkirakan mencapai 72 persen.
Kemudian, jembatan daerah yang telah tertangani masih sangat terbatas, baru sekitar 12 persen.
Lambatnya pemulihan jembatan daerah disebabkan oleh tingkat kerusakan yang berat seperti ambles dan putus total, sehingga membutuhkan pemasangan jembatan darurat seperti bailey dan aramco.
Namun hal itu tetap menjadi perhatian pemerintah untuk pemulihan seusai banjir bandang yang melanda Pulau Sumatra.
"Jadi kami kerja hand in hand terus-terusan dengan TNI, Polri, dan masyarakat agar urusan jembatan ini bisa kami selesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya," katanya.
Dengan adanya perkembangan ini, Dody turut memastikan seluruh bantuan sudah bisa disalurkan melalui jalur darat, meski ia mengakui masih terdapat jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan lanjutan.(antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul



