Amerika Pasang Tarif 25 Persen untuk Cip AI Nvidia ke China

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) memberlakukan tarif 25 persen untuk sejumlah jenis semikonduktor, termasuk cip kecerdasan buatan (AI) canggih, Nvidia H200 yang akan dikirim ke China, Sabtu (17/1/2026).

Laporan Tech Crunch yang dilansir Antara menyebutkan cip Nvidia H200 diproduksi di luar negeri, masuk ke wilayah AS, lalu diekspor kembali ke negara lain.

Selain Nvidia H200, cip AMD MI325X juga terdampak kebijakan tarif tersebut.

Kebijakan ini sekaligus meresmikan keputusan Departemen Perdagangan AS yang sebelumnya mengizinkan Nvidia mulai mengirim chip H200 ke pelanggan tertentu di China sejak Desember lalu.

Meski dikenai tarif, Nvidia menyambut positif langkah tersebut karena tetap membuka peluang penjualan cip ke pasar China.

“Kami mengapresiasi keputusan Presiden Trump yang memungkinkan industri cip Amerika bersaing untuk mendukung lapangan kerja bergaji tinggi dan manufaktur di Amerika Serikat. Menawarkan H200 kepada pelanggan komersial yang telah disetujui dan diverifikasi oleh Departemen Perdagangan merupakan keseimbangan yang bijak dan menguntungkan bagi Amerika,” kata juru bicara Nvidia.

Permintaan terhadap cip H200 di China dilaporkan cukup tinggi, bahkan mendorong Nvidia mempertimbangkan peningkatan kapasitas produksi akibat lonjakan pesanan dari perusahaan-perusahaan China.

Namun, keberlanjutan ekspor cip AI ke China juga akan bergantung pada kebijakan pemerintah setempat. Pemerintah China disebut tengah menyusun aturan dan pedoman baru terkait jumlah semikonduktor yang dapat dibeli perusahaan domestik dari luar negeri.

Kebijakan tersebut berpotensi melonggarkan sikap China terhadap impor chip asing, di tengah upaya negara itu memperkuat industri semikonduktor dalam negeri tanpa tertinggal dalam persaingan global teknologi AI.

Pemerintah AS menegaskan tarif baru ini tidak berlaku bagi chip yang diimpor ke AS untuk digunakan langsung di dalam negeri, termasuk untuk kepentingan riset, pertahanan, maupun kegiatan komersial.

Dalam proklamasi tersebut, pemerintah AS menyebutkan bahwa saat ini Amerika Serikat hanya memproduksi sekitar 10 persen dari total kebutuhan cip nasional, sehingga ketergantungan pada rantai pasok asing dinilai berisiko bagi ekonomi dan keamanan nasional.(ant/ily/iss)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prediksi Skor MU Vs Man City: Derbi Manchester Bakal Penuh Kejutan
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Apakah Hilang Kontak Selalu Berarti Pesawat Jatuh? Ini Penjelasan Teknisnya
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
WEF Sebut Perang Dagang Jadi Ancaman Utama bagi Ekonomi Global pada 2026
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan Personel ke Titik Koordinat Hilang
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tiba di AS, Kepala Mossad Temui Witkoff: Benarkah untuk Lobi Trump Agar Tunda Serang Iran?
• 21 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.