Denmark memastikan Amerika Serikat (AS) diundang untuk ikut serta dalam latihan militer di Greenland bersama negara-negara NATO lainnya. Hal itu disampaikan Kepala Komando Arktik Gabungan Denmark, Mayor Jenderal Soren Andersen, pada Jumat (16/1).
Berbicara di atas kapal Angkatan Laut Denmark yang berlabuh di pelabuhan Nuuk, Andersen menegaskan keikutsertaan AS sebagai bagian dari NATO.
“Tentu saja, Amerika Serikat sebagai bagian dari NATO diundang ke sini,” kata Andersen.
Ia menekankan bahwa latihan militer tersebut tidak ditujukan untuk memprovokasi pihak tertentu, melainkan berkaitan dengan dinamika keamanan global saat ini.
“Latihan ini terkait dengan apa yang terjadi di Ukraina,” ujarnya, seperti dilansir AFP, Sabtu (17/1).
Andersen juga menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak melihat kehadiran kapal Rusia maupun China di sekitar Greenland. Ia menegaskan Greenland tetap berada dalam situasi yang terkendali meski menjadi sorotan geopolitik.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari AS terkait undangan Denmark tersebut. Meski demikian, kantor berita Reuters pada Sabtu (17/1) sempat melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana akan melakukan pertemuan dengan NATO untuk membahas Greenland. Tidak ada keterangan kapan dan di mana pertemuan itu akan dilangsungkan.
Greenland merupakan wilayah otonom milik Denmark dan menjadi bagian penting dari kawasan Arktik, yang belakangan semakin diperhatikan negara-negara besar seiring meningkatnya ketegangan global akibat rencana Trump yang ingin mengambil alih Greenland.




