JAKARTA, KOMPAS.TV - Awal tahun kerap menjadi momen refleksi sekaligus titik awal untuk memperbaiki banyak hal, termasuk urusan keuangan. Perencanaan keuangan yang baik sejak awal tahun berperan penting dalam menjaga kestabilan finansial hingga bulan-bulan berikutnya.
Pendapatan dapat dialokasikan secara lebih bijak dengan pengaturan yang tepat. Penting untuk mengatur keuangan di awal tahun agar kondisi finansial lebih sehat dan terkendali.
Tidak hanya membantu menghindari pemborosan, pengelolaan keuangan yang tepat juga dapat memberikan rasa aman serta ruang untuk menghadapi kebutuhan tak terduga sepanjang tahun.
Dilansir laman Media Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), berikut cara mengatur keuangan di awal tahun agar finansial lebih stabil.
Baca Juga: 6 Tanda Keuangan Pribadi dalam Kondisi Sehat
Cara Mengatur Keuangan di Awal Tahun 1. Evaluasi Kondisi Keuangan Saat IniPahami kondisi keuangan pribadi secara menyeluruh sebelum menyusun rencana ke depan. Gambaran tersebut dapat diperoleh dengan mencatat seluruh pemasukan, pengeluaran rutin, cicilan, serta aset yang dimiliki.
Dari evaluasi ini, biasanya terlihat pos pengeluaran yang paling besar dan berpotensi untuk ditekan. Langkah evaluasi juga membantu mengetahui apakah kondisi keuangan berada dalam keadaan surplus, seimbang, atau justru defisit.
Tujuan keuangan menjadi arah utama dalam setiap keputusan finansial sepanjang tahun. Target tersebut bisa bersifat jangka pendek, seperti menyiapkan dana darurat, maupun jangka panjang seperti dana pendidikan atau pembelian rumah.
Kejelasan tujuan membantu menentukan prioritas penggunaan uang agar tidak habis untuk kebutuhan konsumtif semata. Pengelolaan keuangan akan terasa lebih terarah dan terkontrol dengan tujuan yang terukur.
3. Buat Anggaran yang Mendukung TujuanPenulis : Switzy Sabandar Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Keuangan
- Cara mengatur keuangan
- Cara mengatur keuangan di awal tahun
- investasi
- aplikasi keuangan
- kondisi keuangan




