JAKARTA, KOMPAS.com - Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jakarta berencana menggelar dialog informal dengan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno untuk membahas Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2026.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, saat ini pihaknya masih mencari waktu yang tepat untuk melaksanakan dialog tersebut.
"Kalau Gubernur DKI (Pramono Anung) lebih kepada diskusi ulang atau dialog ulang. Bagaimana yang diminta oleh Wagub Rano Karno. Mungkin dalam minggu depan, kami akan membangun dialog informal dengan Wagub DKI Jakarta," ujar Iqbal dalam konferensi pers secara daring, Jumat (1/2/2025).
Baca juga: UMP Jakarta Berlaku Januari 2026, Upah Jadi Rp 5,7 Juta
"KSPI DKI Jakarta akan membangun dialog informal dengan Wagub Rano Karno minggu depan. Kita akan cari waktunya," lanjutnya.
Menurut Iqbal, pada dasarnya buruh di Jakarta mendorong agar Pramono mau mengubah UMP Jakarta 2026 agar naik hingga mencapai 100 persen kebutuhan hidup layak (KHL).
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=buruh, Said Iqbal, UMP Jakarta 2026, buruh tolak ump jakarta 2026&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8xNDA3MTcxMS9idXJ1aC1qYWthcnRhLWJha2FsLWRpYWxvZy1kZW5nYW4tcmFuby1rYXJuby1iYWhhcy11bXAtamFrYXJ0YS0yMDI2&q=Buruh Jakarta Bakal Dialog dengan Rano Karno Bahas UMP Jakarta 2026§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Berdasarkan perhitungan buruh, angka UMP yang setara dengan 100 persen KHL berada di kisaran Rp 5,89 juta.
Iqbal berujar, tuntutan kenaikan UMP Jakarta 2026 bertujuan untuk meningkatkan daya beli pekerja di DKI Jakarta.
Selain itu, buruh juga menilai upah di Jakarta saat ini tertinggal dibandingkan dengan daerah penyangga, di antaranya Kabupaten Bekasi dan Karawang.
"Dan tidak terlalu jauh tertinggal dengan upah minimum Kabupaten Bekasi dan Karawang. Di mana selalu saya sebut, pabrik panci di Karawang upahnya lebih tinggi dari bank internasional Standard Chartered atau bank nasional Bank Mandiri (di Jakarta)," jelas Iqbal.
Baca juga: BisKita Bogor Berhenti Beroperasi, Warga: Jangan Tiba-tiba Hilang, Kita Jadi Bingung
"Ini tidak kita inginkan. Setidak-tidaknya, kalau-lah tidak bisa mencapai 100 persen KHL di DKI Jakarta, maka kita minta Gubernur DKI Jakarta merevisi UMP 2026 tersebut menggunakan indeks tertentunya (alfa) 0,9," lanjutnya.
Dengan merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025, maka UMP Jakarta nanti bisa mendekati 100 persen KHL di Ibu Kota.
Rano Karno ajak duduk bersamaSebelumnya, Wagub DKI Jakarta Rano Karno merespons soal aksi demonstrasi buruh yang menolak penetapan UMP 2026 Jakarta senilai Rp 5,7 juta.
Rano Karno menyarankan ada mekanisme resmi yang bisa ditempuh jika ada pihak yang keberatan terhadap keputusan UMP.
“Apakah nanti kawan-kawan buruh akan demo atau protes? Itu kembali kepada hak. Ada mekanismenya, bisa PTUN. Itu mekanisme biasa. Marilah kita duduk bersama,” ucap Rano saat ditemui di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/12/2025).
Baca juga: Pedagang di Kalibata yang Kiosnya Dibakar Diperiksa Polda Metro
Rano juga menjelaskan, penetapan UMP Rp 5,7 juta tidak diputuskan secara sepihak.
Ketentuan angka UMP telah dibahas bersama Dewan Pengupahan, pengusaha, hingga kaum buruh, dengan mekanisme yang cukup panjang.
“UMP itu keputusan dari Dewan Pengupahan. Dewan Pengupahan itu terdiri dari tripartit. Di situ ada pemerintah daerah, ada buruh, dan ada pengusaha. Kalaupun Pak Gubernur sudah mengeluarkan Pergub, itu melalui proses panjang,” ungkap Rano.
Rano menambahkan, angka Rp 5,7 juta juga dihitung bersama dengan program bantuan yang disiapkan pemerintah daerah.
Menurut dia, ada bantuan berupa transportasi dan sembako murah yang diharapkan bisa meringankan beban pekerja.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

