JAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, pengiriman tersebut merupakan kapal kedua yang diberangkatkan PMI setelah kapal pertama dikirim sekitar dua pekan lalu.
"Ini kapal yang besar yang kita punya. Bisa muat 700 mobil," ujar Jusuf Kalla saat ditemui di Dermaga Domestik Pelabuhan Khusus Mobil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).
Baca juga: Pemprov DKI Kirim 2 IPA Mobile dan 10 Mobil Tangki Air untuk Korban Bencana Sumatera
PMI mengirimkan berbagai peralatan berat untuk mendukung pembersihan wilayah terdampak bencana.
Lebih dari 60 unit ekskavator ukuran besar dan kecil dikirim untuk mengangkat lumpur dan material sisa bencana.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=PMI, Palang Merah Indonesia, bencana sumatera, bantuan bencana Sumatera&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wMi8yMTEwNDQ1MS9wbWkta2lyaW0tYmFudHVhbi1hbGF0LWJlcmF0LXVudHVrLWFuZ2t1dC1sdW1wdXItZGFuLW1hdGVyaWFsLXNpc2E=&q=PMI Kirim Bantuan Alat Berat untuk Angkut Lumpur dan Material Sisa Bencana Sumatera§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Fokus utama pengiriman bantuan kali ini adalah pembersihan lingkungan agar masyarakat dapat segera kembali ke rumah masing-masing.
“Temanya adalah kebersihan agar kembali ke rumah. Itu satu-satunya cara agar pengungsi bisa berkurang,” ujar Jusuf Kalla.
Selain alat berat, PMI juga mengirimkan bantuan logistik berupa bahan pangan. Sekitar 500 ton beras dan berbagai kebutuhan makanan disiapkan untum dikirimkan.
"Jadi di sini ada makanan tetap ada, beras 500 ton, Indomie, tapi itu untuk melanjutkan daerah-daerah yang belum bersih, masih tanggap darurat," kata dia.
Jusuf Kalla menargetkan proses pembersihan rumah-rumah warga, tempat ibadah, dan fasilitas sosial dapat diselesaikan dalam satu hingga dua bulan ke depan, sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Baca juga: Warga Sebut Jalan di Pasar Cimanggis Sering Diperbaiki, tapi Rusak Lagi
Total muatan bantuan yang dikirimkan pada tahap ini diperkirakan mencapai sekitar 2.500 ton.
Proses pemuatan diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua hari karena volume bantuan yang sangat besar.
"Ini perkiraan muatannya sampai besok, enggak bisa sehari ini, penuh sekali. Di gudang PMI masih penuh. Jadi dibutuhkan dua hari untuk pemuatan," kata dia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




