Polresta Banyuwangi Selesaikan 1.281 Perkara Sepanjang 2025

tvrinews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Wahyu Hidayat

TVRINews, Banyuwangi

Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur berhasil menyelesaikan 1.281 perkara dari total 1.433 laporan polisi yang diterima sepanjang tahun 2025.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, menyampaikan bahwa jumlah laporan polisi yang masuk mengalami peningkatan sekitar 16 persen dibandingkan tahun 2024. Menurutnya, kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Kami berupaya memastikan setiap perkara ditangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Kombes Pol Rama dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, penyelesaian perkara dilakukan melalui berbagai mekanisme, antara lain penerapan Restorative Justice sebanyak 260 perkara, penyidikan sebanyak 610 perkara, serta pelimpahan perkara tahap II ke kejaksaan sebanyak 355 perkara.

Adapun lima jenis tindak pidana yang paling banyak ditangani sepanjang 2025 meliputi kasus penganiayaan, pencurian biasa, penipuan, pencurian dengan pemberatan, dan penggelapan.

“Khusus untuk perkara penipuan, tingkat penyelesaian mencapai 98 persen,” ungkap Kombes Rama.

Di bidang pemberantasan narkoba, Polresta Banyuwangi mencatat peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus. Sepanjang 2025, jumlah kasus narkotika naik sekitar 30 persen, dari 117 kasus pada 2024 menjadi 158 kasus. Jumlah tersangka juga meningkat dari 128 orang menjadi 191 orang, dengan mayoritas berperan sebagai pengedar.

“Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain sabu seberat 7.946 gram, 4.893,5 butir ekstasi, serta 208.257 butir obat keras berbahaya,” jelasnya.

Menurut Kapolresta, capaian tersebut menunjukkan konsistensi aparat kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Banyuwangi.

Sementara itu, dalam penegakan ketertiban umum, khususnya tindak pidana ringan peredaran minuman keras, Satsamapta Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan sebanyak 17.815 botol minuman keras dan menetapkan 41 tersangka. Atas capaian tersebut, Polresta Banyuwangi menempati peringkat pertama di jajaran Polda Jawa Timur dalam pengungkapan kasus tipiring.

Di bidang lalu lintas, Polresta Banyuwangi juga mencatat tren positif. Sepanjang tahun 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun 13,55 persen, dari 1.122 kejadian pada 2024 menjadi 970 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia turut berkurang 17,72 persen, dari 254 jiwa menjadi 209 jiwa.

Penurunan tersebut dinilai sebagai hasil dari peningkatan upaya preventif, edukasi keselamatan berlalu lintas, serta penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten.

Selain itu, sepanjang 2025 Polresta Banyuwangi juga menangani sejumlah kasus menonjol yang menyita perhatian publik, di antaranya kasus pembunuhan yang viral di media sosial, penipuan berkedok profesi, pencurian telur penyu, serta kejahatan yang melibatkan anak dan warga negara asing.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Bandang Terjang Sitaro Sulut, Enam Tewas-Ratusan Jiwa Terdampak
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Pakar Pidana: KUHP Baru Tak Lagi Anggap Penjahat sebagai Setan, tapi Orang Sakit
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemerintah terus pulihkan jaringan komunikasi dan air bersih Sumatera
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Wamenhum Pastikan Aksi Demonstrasi Tidak Dijerat Pidana di KUHP Baru, Tapi...
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Sah Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Skandal Masa Lalu John Herdman Dibongkar Media Kanada: Dia Mata-mata
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.