Pemerintah Percepat Pemulihan dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra

tvrinews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Pemerintah sampai saat ini terus mempercepat pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno,  menuturkan jika hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali ke kehidupan normal, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya percepatan penyaluran stimulan perbaikan rumah bagi warga yang rumahnya rusak sedang hingga berat. 

“Kami ingin rumah-rumah yang rusak bisa diperbaiki secepat mungkin. Hunian sementara memang solusi jangka pendek, tapi tujuan akhirnya adalah agar warga bisa kembali tinggal di rumah yang aman dan layak,” ujarnya kutip Sabtu, 3 Januari 2026

Lebih lanjut, ia menuturkan hunian sementara (huntara) disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sementara stimulan perbaikan rumah diharapkan segera dimanfaatkan agar proses rehabilitasi berjalan lancar.

Untuk pemulihan layanan kesehatan, ia mengatakan jika hal tersebut berjalan paralel, dengan rumah sakit dan puskesmas kembali beroperasi, serta mobilisasi relawan ke wilayah terisolir. 

Pemerintah juga memperkuat operasional ambulans untuk menjamin penanganan darurat berjalan lancar.

Selain itu, sektor kelautan dan perikanan terdampak karena kerusakan sarana penangkapan. Pemerintah menyiapkan langkah pemulihan agar nelayan bisa kembali melaut. Posko UMKM juga dibentuk untuk menghidupkan kembali ekonomi masyarakat. 

“Pemulihan pascabencana bukan hanya soal membangun kembali rumah, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal agar masyarakat bisa bangkit dari dampak bencana,” tegasnya

Dikesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menuturkan di sektor pertanian, pemerintah mempercepat pemulihan lahan terdampak dan menyalurkan bantuan pangan, termasuk beras, kepada warga di huntara. 

“Ketersediaan pangan adalah prioritas. Kami bekerja sama dengan BULOG dan ID FOOD untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga stabil,” katanya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rugiin Negara Rp2,1 T, Jaksa Sebut Nadiem Makarim Tak Punya Referensi dalam Pengadaan Chromebook
• 5 jam laludisway.id
thumb
Manchester United Ditahan Leeds, Persaingan 5 Besar Klasemen Liga Inggris Makin Panas
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Terungkap Senjata Kasus Pembunuhan Anak Politikus PKS Cilegon: Pisau 24 Cm
• 3 jam laludetik.com
thumb
Menkum Jelaskan soal Pengakuan Bersalah di KUHAP Baru: Tetap Lewat Pengadilan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Bikin Kagum, Ini 3 Kampung Indonesia di Luar Negeri
• 47 menit lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.