Dirut Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan masih banyak kendaraan melintas keluar Jakarta via tol pada arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Terhitung sejak Operasi Lilin digelar sudah 2,7 juta kendaraan keluar Jakarta hingga 3 Januari 2026.
"Jadi dalam kesempatan ini, pada shift satu di tanggal 3 (Januari), jamnya jam 14.00, ternyata masih ada pergerakan yang keluar dari Jakarta yang saat ini mencapai 2,7 jutaan. Artinya ini sudah mencapai persentase yang cukup signifikan, 93%," kata Rivan saat memantau arus balik di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2026).
Rivan menjelaskan dengan jumlah itu artinya ada kenaikan dibandingkan 2024. Tercatat paling banyak kendaraan melintas ke arah Jawa Timur.
"Dan dibanding tahun lalu, kenaikan ini mencapai 3,7%. Komposisi yang bisa saya sampaikan bahwa dari keseluruhan yang 2,7 yang keluar dari Jakarta, ini 29% ke arah barat atau Cikopo. Kemudian 47% ke arah timur, meliputi Trans Jawa dan sekaligus Bandung. Sementara 23% itu menuju Bogor," jelas dia.
Rivan menambahkan Tol Cikampek atau Km 60 menjadi titik yang paling sibuk atau paling banyak dilalui kendaraan dari Jakarta. Sisanya ke arah jalur selatan atau Bandung.
"Dalam distribusinya, dari Cikampek atau Kilometer 66, 50% itu menuju ke Trans Jawa atau Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat. Sementara 49%-nya adalah ke arah selatan atau ke arah Bandung," imbuh dia.
Sementara itu, Jasa Marga juga mencatat sebanyak 2,5 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta via tol. Dari proyeksi 2,7 juta yang kembali, dia memprediksi akan ada lonjakan besok.
"Dan sampai pukul 14.00 ini, sudah berhasil kita identifikasi dari seluruh kendaraan, ini sudah mencapai untuk masuk kembali ke Jakarta sudah mencapai 2,5 juta. Artinya ini seperti dengan proyeksi, bahwa ketika 2,7 dan 2,5 ini masih ada gap sekitar 190.000 yang kita perkirakan dalam proyeksi akan menjadi puncaknya adalah di tanggal 4 besok," ungkap dia.
(tsy/rfs)




