DEPOK, KOMPAS.com — Dua pria ditemukan dalam kondisi penuh luka di dalam sebuah mobil boks yang terparkir di Gang Swadaya Emas, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Salah satu korban dilaporkan tewas setelah sempat mendapat perawatan medis, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Polisi yang menerima laporan dari warga segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi kedua korban, WAT (24) dan DN (39), ke Rumah Sakit Brimob Kelapa Dua.
Namun, nyawa WAT tidak tertolong meski telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, DN dinyatakan selamat dan masih berada dalam pengawasan dokter untuk memastikan tidak ada luka serius yang mengancam jiwanya.
“Setelah dilakukan perawatan, satu korban meninggal dan satu lagi selamat, dan masih dalam perawatan,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi, saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=mobil boks, oknum TNI AL, korban tewas, penganiayaan di depok, wrap up&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNC8wNzQzMzEzMS9kdWEtcHJpYS1kaXRlbXVrYW4tZGktbW9iaWwtYm94LWR1Z2Fhbi1wZW5nYW5pYXlhYW4tZGVwb2stc2VyZXQtYW5nZ290YQ==&q=Dua Pria Ditemukan di Mobil Box, Dugaan Penganiayaan Depok Seret Anggota TNI AL§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Baca juga: Dua Pria di Depok Diduga Korban Penganiayaan, Ditemukan di Mobil Box
Pelaku ditangkapMade menyampaikan, pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi kepada kepolisian dan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti.
“Tadi pagi sudah buat laporan, temtu akan dilakukan pemeriksaan para saksi,” lanjut Made.
Polisi kemudian menangkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi kejadian sekaligus motif penganiayaan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terdapat dua orang pelaku dalam peristiwa ini. Salah satunya merupakan anggota TNI Angkatan Laut.
“Benar, salah satu dari terduga pelaku adalah oknum anggota TNI AL atas nama Serda M,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Tunggul saat dihubungi terpisah.
Pelaku lainnya yang merupakan warga sipil ditangani oleh Polres Metro Depok. Sementara itu, Serda M saat ini menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jakarta.
“TNI AL melalui Polisi Militer Kodaeral III telah mengamankan terlapor Serda M dan telah menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis,” kata dia.
Baca juga: Ditemukan di Mobil Box, Pria di Tapos Depok Tewas Diduga Dianiaya
Kronologi versi TNI ALMenurut Tunggul, peristiwa penganiayaan bermula ketika Serda M mencurigai adanya aktivitas transaksi ilegal di sekitar area tempat tinggalnya. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti jenis transaksi ilegal yang dimaksud.
Dalam situasi tersebut, Serda M bersama seorang warga kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap kedua korban.
“Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan kepada kedua korban yang berakibat satu orang meninggal dunia,” jelas dia.
Tunggul menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh anggotanya karena tidak menempuh proses hukum yang seharusnya. Ia menegaskan Serda M akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional, serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” kata Tunggul.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




