Gresik (beritajatim.com) – Nasib nahas dialami Mat Rakim (57), nelayan asal Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Ia dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya menabrak dermaga. Hingga Selasa (7/1/2025), korban belum ditemukan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/1/2025). Saat itu, korban diketahui baru saja mengantarkan anak buah kapal (ABK) dan berlayar menuju dermaga dengan kecepatan cukup tinggi.
Namun, perahu nelayan bertuliskan “Doa Ibu” yang dikemudikan korban tiba-tiba melaju tak terkendali sebelum akhirnya menabrak dermaga. Setelah kejadian tersebut, korban tidak ditemukan dan diduga terjatuh serta tenggelam di perairan Laut Jawa.
Insiden itu sempat menghebohkan nelayan setempat. Pasalnya, sebelum menabrak dermaga, perahu korban disebut mengalami kerusakan dan melaju sendiri tanpa kendali hingga akhirnya korban menghilang secara misterius.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Gresik Sukardi mengatakan, kejadian tersebut telah dilaporkan oleh saksi kepada kelompok nelayan dan langsung ditindaklanjuti dengan upaya pencarian.
“Pihak keluarga bersama kelompok nelayan serta petugas gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir lokasi kejadian. Dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit asam lambung yang sedang kambuh sehingga menyebabkan kecelakaan di laut,” ujar Sukardi.
Sementara itu, Kasatpolairud Polres Gresik AKP Nyoman menuturkan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
“Saat ini pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Satpolairud Polres Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Basarnas, BNPB, dan BPBD dengan menyisir lokasi tenggelamnya korban serta perairan di sekitarnya,” jelasnya. [dny/but]
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196498/original/086807200_1745409154-20250423-Target_MRT-ANG_4.jpg)



