Harta Karun Baru Jadi Rebutan Dunia, Rakyat Makin Menderita

cnbcindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Chip (Dok: Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masalah pasokan chip memori diperkirakan bakal berlanjut hingga bertahun-tahun kemudian. Kenaikan harga diperkirakan tidak akan bisa dihindari. Akibatnya, masyarakat akan menanggung beban membeli produk elektronik seperti HP, komputer, dan peralatan rumah tangga yang makin mahal.

Terkait kelangkaan chip, CEO Samsung TM Roh menyebutkan fenomena itu belum pernah terjadi sebelumnya.


Kekurangan pasokan terjadi karena adanya lonjakan permintaan pada infrastruktur AI. Produsen chip memori mengakalinya dengan mengalihkan kapasotas manufaktur ke memori bandwidth tinggi untuk teknologi tersebut.

Namun menjadi masalah pada pasokan ke sejumlah sektor lain, dari smartphone hingga drive USB. TrendForce mengatakan terdapat fenomena peningkatan harga di beberapa segmen sebanyak lebih dari dua kali lipat sejak Februari 2025, dikutip dari Reuters, Selasa (6/1/2026).

Pilihan Redaksi
  • HP Samsung Berubah Total, Bos Besar Bilang Begini
  • HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya

Reuters menuliskan industri memori sangat siklikal. Karakteristik industrinya mengalami penurunan dan kenaikan ektrem dengan harga yang berfluktuasi.

Analis dari Morningstar dan JP Morgan memperkirakan kenaikan harga ini bakal terus berlanjut hingga 2027 mendatang.

Sebelumnya produsen perangkat elektronik konsumen seperti Dell, Lenovo, Raspberry Pi dan Xiaomi juga telah mengingatkan akan adanya tekanan pada biaya produksi karena kelangkaan chip. Para analis mengemukakan kemungkinan tiap perusahaan harus meningkatkan harga jual 5 hingga 20%.

TrendForce mengatakan harga rata-rata Dram, termasuk chip HBM bakal naik 50 hingga 55% pada kuartal IV-2025 dibandingkan periode sebelumnya.

Kedua perusahaan yang mendominasi pasar Dram, Samsung dan SK Hynix mengungkapkan pesanan 2026 telah melebih kepasitas. Samsung diketahui juga telah menaikkan beberapa harga chip memori mencapai 60%.

"Permintaan server terkait AI terus bertubuh dan melebihi suplai industri," kata eksekutif Samsung, Kim Jae-june, dalam laporan kinerja perusahaan pada Oktober 2025.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:
Video:Pakai Teknologi AI, Bisnis Tambang Kian "Cerdas" & Berkelanjutan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Resmi Jadi Pelatih Sementara MU, Darren Fletcher Langsung Minta Restu Sir Alex Ferguson
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Bantah Digeledah, Kemenhut Sebut Kejaksaan Datang Cocokan Data Perubahan Hutan Lindung di Masa Lalu
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Yaman, Pemimpin STC Dilaporkan Melarikan Diri
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh Super Flu, Dinkes Jabar Tegaskan Bukan Penyakit Baru
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Dewas KPK Bakal Umumkan Hasil Pemeriksaan Penyidik yang Diduga Enggan Panggil Bobby
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.