Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan pembongkaran tiang monorel akan mulai dilakukan pada minggu ketiga Januari atau pekan depan.
“Untuk pembongkaran monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan,” kata Pramono di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).
Dia mengatakan pembongkaran tiang monorel ini tidak akan dilakukan penutupan jalan raya, sehingga masyarakat akan tetap bisa melewati jalan sepanjang tiang monorel berdiri.
“Untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan. Jadi yang dibongkar tetap dilakukan. Dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan,” jelasnya.
Sebelumnya, Pramono berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembongkaran tiang monorel yang lama mangkrak di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Dia menemui pimpinan KPK yakni Setyo Budiyanto, Fitroh Rohcahyanto, dan Agus Joko Pramono pada Kamis (18/10/2025) di Gedung KPK, Jakarta Selatan.
Pramono mengatakan atas arahan KPK, pembongkaran tiang monorel dapat dilakukan selama bangunan itu tidak memiliki kasus hukum.
“Kami telah mendapatkan arahan untuk apabila secara permasalahan hukum sudah selesai, dan kami juga telah mendapatkan surat dari Kajati,” kata Pramono.
Politisi PDIP itu menuturkan tiang monorel yang mangkrak mengganggu pemandangan serta menyebabkan kemacetan dan kecelakaan.
“Ini agar tidak terjadi lagi, sering kali terjadi kecelakaan. Kemudian juga secara penampakan tidak baik, dan sering kali menimbulkan kemacetan, maka kami akan segera tata,” ujar Pramono.(saa/raa)



