Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat, Saham ADRO, HEAL hingga BRPT Melaju

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026). Saham ADRO, HEAL, hingga BRPT menjadi pendorong laju indeks pada pembukaan perdagangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.00 WIB, indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka menguat 0,32% ke level 565,01. Dari 27 konstituen, sebanyak 20 saham menguat, 6 melemah, dan hanya 1 saham stagnan.

Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) yang menguat 7,96%, diikuti PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) menguat 2,45%, dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menguat 2,30%.

Selain itu, penguatan juga dialami oleh PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) yang naik 1,67%, PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menguat 1,26%, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menguat 0,95%, dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menguat 0,83%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Sejumlah saham perbankan juga tercatat menguat, dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 0,95%, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 0,83%, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 0,81%.

PT Astra International Tbk. (ASII) juga turut menguat 0,71%, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menguat 0,54%, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) menguat 0,51%, atau PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menguat 0,39%.

Baca Juga

  • Saham INCO, ANTM, ADRO & NCKL Bawa Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat
  • Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat Tedorong Saham INCO, NCKL hingga ANTM
  • Kalah Pamor dari SRBI, Kinerja Indeks Saham Royal Dividen Tertekan Sepanjang 2025

Sebaliknya, koreksi terdalam pada pembukaan perdagangan dialami oleh PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang terkoreksi 7,11%, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) melemah 4,64%, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) melemah 4,16%, dan PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) melemah 1,36%.

Pelemahan juga dialami oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang terkoreksi 1,25% dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melemah 0,61%.

Sebelumnya, analis Sinarmas Sekuritas memprediksi laju indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan menguji level resistance di 8.971. Artinya, jika hal itu tercapai, IHSG akan mencatat rekor baru lainnya di 2026.

“Pada perdagangan hari ini, IHSG berpeluang mencoba resistance 8.950 dan resistance selanjutnya di 8.971,” katanya dalam pesan singkat, Kamis (8/1/2026).

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sulawesi Barat Tingkatkan Penemuan Kasus TBC pada 2026
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Parpol Diminta dengar Suara Rakyat, Mayoritas Tolak Pilkada Via DPRD
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Sembilan Sekolah Rakyat Mulai Tahap Konstruksi, Dianggarkan Rp2,3 Triliun. Ini lokasinya
• 10 jam laluharianfajar
thumb
TNI AU gandeng sekolah penerbangan untuk lahirkan penerbang andal 
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Finalisasi Tarif Impor, Airlangga Sebut RI Beri Akses Mineral Kritis ke AS
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.