JAKARTA, DISWAY.ID - Masih ingat kasus Prada Lucky Namo?
Prada Lucky meninggal dunia di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 6 Agustus 2025 akibat dianiaya oleh seniornya.
Prada Lucky merupakan anggota TNI yang baru lulus pendidikan dua bulan. Setelah resmi menjadi anggota TNI, dia langsung ditempatkan di Batalyon Pembangunan 843.
Terkait hal ini, pihak Mabes TNI telah menetapkan 20 orang sebagai tersangka. Dari 20 tersangka, satu di antaranya merupakan perwira.
BACA JUGA:Tegas! Pigai Minta Proses Hukum Transparan Soal Kasus Kematian Prada Lucky
Viral video penjemputan Pelda Christian Namo, ayah dari mendiang Prada Lucky Namo, oleh sejumlah anggota TNI Angkatan Darat di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelda Christian menolak dibawa aparat Provost karena petugas tidak menunjukkan surat perintah resmi.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat Pelda Christian baru saja turun dari kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Rabu 7 Januari 2025.
BACA JUGA:Kasus Prada Lucky, Dudung Tekankan Kegiatan Pembinaan Prajurit TNI Harus Diawasi Ketat
Dalam video yang beredar, ia tampak mempertanyakan alasan penjemputan dan menolak naik ke mobil aparat sebelum dasar hukumnya dijelaskan.
Netizen menyesalkan peristiwa tersebut.
“Udah ketebak, pasti ayah almarhum lucky bakal "didisiplinkan". Terlepas dari duka, kecewa, amarah, dan dendam sebagai seorang bapak, yang kebetulan juga seorang anggota TNI. Namun pernyataan-pernyataan dan kecaman-kecaman Pelda Namo terhadap institusinya sendiri, pasti bikin panas kuping yang di atas,” tulis netizen.
“Ngeriiii.. Dia hanya seorang ayah yang sangat terpukul atas kematian anaknya. Lalu meluapkan kekecewaannya seperti ayah yg lainnya. Dan dianggap berbahaya bagi negara. Apa kbr kita yg cuma sipil meluapkan kekecewaan terhadap negara?” tulis netizen lain.
“Sudahlah kehilangan anak, ini masalah bukan ditenangkan malah ditambah masalah lagi, oleh sesama institusi Apa masalah? Kok sesama saja begitu, apalagi yang tidak sesama?” tulis yang lain.
BACA JUGA:Kasus Kematian Prada Lucky Namo Jerat 20 Tersangka dan Komandan Peleton, DPR: TNI Wajib Evaluasi!
- 1
- 2
- »





