Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi dan mengendalikan penjualan serta pendapatan minyak dari Venezuela.
Dilansir dari The New York Times, Jumat (9/1) Trump mengatakan pihaknya tak akan melepaskan kendali atas Venezuela. Pengawasan menurutnya tidak akan memiliki batas waktu, bahkan bisa lebih dari satu tahun.
Baca Juga: Menteri Energi Trump: AS Harus Kendalikan Penjualan Minyak Venezuela
Venezuela menurutnya akan dibangun dengan cara yang sangat menguntungkan, termasuk dengan memanfaatkan cadangan minyak negara itu untuk menjualnya dalam pasar global. Ia mengatakan pendapatan dari penjualan minyak itu akan digunakan untuk membantu masyarakat setempat sekaligus dari Amerika Serikat.
Trump juga menyebut bahwa dirinya mendapatkan apa yang diinginkan dari Presiden Sementera Venezuela, Delcy Rodríguez. Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil alih dan menjual antara tiga puluh juta hingga lima puluh juta barel minyak dari Venezuela.
Baca Juga: Uni Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Perang Trump Demi Greenland
Tidak jelas apakah langkah semacam itu memiliki dasar hukum di bawah hukum internasional atau bagaimana persisnya kontrol tersebut akan diterapkan dalam praktik, tetapi komentar sang presiden menandai pendekatan luar negeri yang sangat tidak biasa dan menimbulkan sorotan global.




