Setelah melakoni 17 laga liga domestik, Rossoneri menempati peringkat dua dengan 38 poin, hanya tertinggal empat angka dari Inter Milan yang menghuni puncak. Konsistensi Milan di paruh pertama musim ini menjadi bukti efektifnya strategi dan kerja keras Allegri.
Pekan lalu, Milan menang tipis 1-0 atas Cagliari berkat gol tunggal Rafael Leao di babak kedua. Kemenangan ini menunjukkan karakter pragmatis tim yang meraih hasil maksimal meski tidak selalu mendominasi.
Sementara itu, Genoa datang ke San Siro dengan beban yang cukup berat. Transisi kepelatihan di bawah Daniele De Rossi dan performa yang menurun membuat tim sulit keluar dari tren negatif. Hasil imbang 1-1 melawan Pisa menambah catatan minor Genoa yang hanya mengumpulkan satu poin dari empat laga terakhir dan berada di posisi ke-17 dengan 15 poin.
Baca juga: Bungkam Parma, Inter Nyaman jadi Capolista
Namun, Milan juga menghadapi beberapa tantangan jelang melawan Genoa. Christopher Nkunku harus absen karena cedera pergelangan kaki dan membuat Niclas Fullkrug berpotensi menjalani debut sebagai starter di San Siro. Kemudian, kehilangan Santiago Gimenez juga sedikit menipiskan daya gedor lini depan. Meski demikian, kedalaman skuad Milan memberi Allegri fleksibilitas untuk menjaga keseimbangan tim untuk mengatur tempo permainan, dan tetap efisien di setiap lini.
Genoa pun memiliki persoalan serupa. Jean Onana tengah membela timnas Kamerun di Piala Afrika dan terdapat beberapa pemain lain yang masih menunggu konfirmasi kebugaran. Tantangan ini membuat perjalanan Genoa ke San Siro semakin sulit, terutama melawan tim sekuat Milan.
Dalam 15 tahun terakhir, catatan pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Milan. Rossoneri sudah meraih 18 kemenangan dan enam seri, sedangkan Genoa hanya lima kali menang. Statistik ini seakan menambah tekanan bagi Genoa dan sekaligus menjadi pengingat bagi Milan untuk tidak meremehkan lawannya.
Bagi Allegri dan para pemain Milan, laga nanti bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah momen untuk menegaskan ambisi, mempertahankan konsistensi, dan menunjukkan bahwa Rossoneri siap bersaing hingga akhir musim. Untuk Genoa, perjalanan ke San Siro adalah ujian besar, tetapi juga kesempatan untuk membalikkan tren negatif dan menorehkan sejarah baru.
Berikut prediksi susunan pemain kedua tim:
AC Milan (3-5-2): Maignan;Tomori, De Winter, Bartesaghi; Saelemakers, Fofana, Modric, Rabiot, Pervis Estupinan; Fullkrug, Leao.
Pelatih: Massimiliano Allegri
Genoa: (3-5-2): Leali;Ostigard, Marcandalli, Johan Vasquez; Norton-Cuffy, Malinovskiy, Frendrup, Thorsby, Caricol; Colombo, Vitinha.
Pelatih: Daniele de Rossi.
(Victor Rodam Matrano)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)



