Banjir Bandang di Sitaro: 691 KK Terdampak, Ratusan Rumah Rusak dan Warga Masih Mengungsi

pantau.com
21 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Sebanyak 691 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, dan saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa proses pendataan terhadap warga terdampak dan pengungsi masih berlangsung guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar.

Banjir bandang tersebut juga menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman warga serta berbagai fasilitas umum di wilayah terdampak.

Dampak Kerusakan Akibat Banjir

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kerusakan rumah warga terdiri atas 30 unit rumah hilang, 52 unit rusak berat, 29 unit rusak sedang, dan 89 unit mengalami kerusakan ringan.

Selain itu, tercatat kerusakan pada tiga unit fasilitas pendidikan, sejumlah bangunan kantor, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Beberapa akses jalan di wilayah terdampak dilaporkan masih terputus dan saat ini dalam proses penanganan oleh instansi terkait.

Status Tanggap Darurat dan Penanganan Lanjutan

Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi selama 14 hari, terhitung sejak 5 hingga 18 Januari 2026.

"Status ini ditetapkan untuk mendukung optimalisasi pencarian korban dan percepatan penanganan darurat," ungkap Abdul Muhari.

BNPB menyatakan siap memberikan pendampingan langsung kepada BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, BPBD Provinsi Sulawesi Utara, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta unsur terkait lainnya guna mempercepat upaya penanganan.

Bantuan darurat juga telah disalurkan kepada para pengungsi untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat berlangsung.

BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi lanjutan serta memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Politikus PKB Dukung Proses Hukum Terhadap Gus Yaqut, Meskipun KPK Terkesan Lama
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Menjelang Pemilu yang Digelar Junta Militer Myanmar, Suku Karen Umumkan Kemerdekaan
• 15 jam laluerabaru.net
thumb
Sulit Membuang Barang, Wajar atau Tanda Hoarding Disorder?
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Malaysia Open 2026: Putri KW Tunduk di Tangan Wang Zhi Yi
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Sekjen ReJo Ungkap Pertemuan Eggy Sudjana dan Jokowi di Solo
• 12 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.