Menhaj Sebut Pelunasan Bipih di Sejumlah Daerah Hampir Capai 100 Persen

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Progres pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) di sejumlah daerah sudah sangat baik.

Menhaj Sebut Pelunasan Bipih di Sejumlah Daerah Hampir Capai 100 Persen (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyebut, progres pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) di sejumlah daerah sudah sangat baik.

“Sumatera Barat hampir 100 persen, Aceh sudah 83 persen dan Sumatera Utara lebih dari 90 persen. Kami optimistis dalam dua hari ke depan pelunasan Bipih bisa mencapai 100 persen secara nasional,” kata Menhaj Jumat (9/1/2025).

Baca Juga:
BRI dan Kemenpora Gelar Program Literasi Keuangan, Dukung Finansial Atlet Berprestasi SEA Games 2025

Adapun Menhaj menegaskan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dengan mengedepankan pelindungan jamaah, khususnya melalui penguatan layanan ramah perempuan dan penerapan standar istithaah kesehatan secara ketat.

“Penyelenggaraan haji tahun ini kami arahkan lebih humanis. Jumlah petugas akan kami perbanyak, termasuk pembimbing perempuan, karena mayoritas Jamaah Haji Indonesia adalah perempuan,” ujar Menhaj

Baca Juga:
Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp40,9 Triliun hingga Desember 2025

Ia juga menyampaikan bahwa biaya layanan Armuzna pada musim haji tahun ini mengalami penurunan. “Biaya Armuzna turun dari sekitar SAR 2.300 menjadi SAR 2.100 per jamaah. Penurunan ini tidak mengurangi kualitas layanan karena seluruh kontrak menggunakan skema harga bersih tanpa cashback dan tanpa fee,” katanya.

Di sisi lain, isu istithaah kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah tahun ini. Menurut Menhaj, penerapan standar kesehatan jamaah akan dilakukan secara tegas.

Baca Juga:
OJK Sebut Stabilitas Keuangan Terjaga di Tengah Pemangkasan Suku Bunga Global

“Pemerintah Arab Saudi memberi perhatian khusus pada istithaah kesehatan. Pemeriksaan akan dilakukan secara acak dan jemaah yang tidak memenuhi syarat berpotensi dipulangkan. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang memaksakan keberangkatan jamaah yang tidak layak secara kesehatan,” kata dia.

Menhaj menambahkan, Kemenhaj akan melakukan perbaikan di sisi embarkasi dan layanan di Arab Saudi, termasuk optimalisasi pemeriksaan di bandara, seleksi ketat syarikah, serta pendistribusian kartu Nusuk sejak embarkasi.

“Semua ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah sejak dari Tanah Air hingga kembali ke Indonesia,” katanya.

Menhaj juga menegaskan pentingnya peran media dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji.

“Media adalah mitra strategis kami untuk memastikan pelaksanaan haji berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada keselamatan serta kenyamanan jamaah,” tuturnya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terkait Ramainya Kasus Peredaran Miras, Satpol PP Kota Madiun Tegaskan THM Tak Berizin Akan Ditutup
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Bongkar Fakta Mengejutkan, Ammar Zoni Sebut Narkoba Dijual Bebas di Rutan Salemba
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Perangkat Wearable Kesehatan Dipediksi Hasilkan Sejuta Ton e-Waste pada 2050
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Kerja Sama Pendidikan Indonesia-China Meningkat Sepanjang 2025, Fokus pada AI, Kesehatan, dan Vokasi
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.