Meski Harga Lebih Mahal, China Incar Minyak Kanada Ganti Pasokan Venezuela

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

China kini mengincar minyak Kanada sebagai alternatif minyak Venezuela yang kini diambil alih oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump. China mengincar minyak Kanada meski harganya lebih mahal.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (9/1), para pedagang mengatakan permintaan minyak Kanada dari China meningkat sejak AS menangkap Presiden Nicolas Maduro. Para pengolah menilai jenis minyak mentah Kanada sebagai salah satu pengganti terbaik minyak mentah Merey milik Venezuela.

Para pedagang tidak merinci perusahaan mana saja yang mengincar minyak Venezuela. Namun, pembeli reguler minyak Venezuela seperti Shandong Chambroad Petrochemicals Co., Shandong Dongming Petroleum & Chemical Group, dan Sinochem Hongrun Petrochemical Co. perlu mencari pasokan baru.

China merupakan pembeli utama minyak dari Venezuela. China sangat diuntungkan dari kargo yang dikenai sanksi dan dijual dengan harga diskon besar selama beberapa tahun belakangan. Kilang minyak swasta dan milik negara telah mengambil kargo melalui ekuitas China di ladang minyak melalui pengaturan minyak-untuk-pinjaman, serta dengan pembelian satu kali di pasar spot menggunakan Yuan China dan kapal tanker armada gelap untuk menghindari pembatasan AS.

Manuver pemerintahan Trump dalam beberapa minggu terakhir ini mengakhiri aliran tersebut lewat blokade minyak yang semakin intensif dan tekanan yang meningkat pada pemerintah Venezuela. Bahkan, AS pada pekan ini menuntut Venezuela memutus hubungan dengan China, Rusia, Iran, serta Kuba, dan meminta Venezuela bermitra dengan AS untuk produksi dan penjualan minyak.

Minyak Venezuela disebut heavy-sour -- kualitas yang kental dan tinggi sulfur -- mirip dengan minyak mentah dari ladang minyak pasir Kanada. Jenis minyak ini menghasilkan banyak produk minyak seperti bitumen ketika disuling, menjadikan minyak ini menarik bagi negara-negara berkembang seperti China.

Pada awal pekan ini, sekitar 22 juta barel minyak Venezuela tersedia dan mengapung di kapal-kapal di lepas pantai Malaysia dan China, menyediakan penyangga bagi mereka yang membutuhkan pasokan segera. Namun, cadangan pasokan itu diperkirakan hanya memenuhi kebutuhan China hingga 2 bulan saja. Mulai kuartal kedua tahun ini, pedagang mengatakan pembeli akan membutuhkan minyak Kanada atau alternatif lainnya.

Menurut data Kpler, China membeli hampir 40 persen dari ekspor minyak mentah Kanada melalui jalur laut pada 2025. Meski demikian, harga minyak Kanada jauh lebih mahal dibandingkan minyak Merey milik Venezuela -- harganya sekitar USD 8 hingga USD 9 per barel lebih mahal -- yang mungkin akan menghalangi beberapa pengolah. Selisih harga mungkin menyempit seiring semakin banyak kilang menaikkan harga alternatif dari utara dan aliran minyak Venezuela kembali ke arus utama.

Minyak mentah Kanada yang dimuat dari Vancouver di British Columbia membutuhkan waktu 17 hari untuk sampai Qingdao, China. Jaraknya lebih pendek daripada perjalanan 57 hari dari Teluk Amuay di Venezuela, dan berarti minyak dapat diangkut dengan berbagai jenis kapal tanker, mulai dari Aframaxes yang sangat kecil hingga kapal tanker minyak yang sangat besar, sehingga pembeli memiliki lebih banyak pilihan angkutan.

Aliran minyak dari Kanada ke China telah meningkat sejak perluasan sukses Trans Mountain Pipeline pada 2024 yang memungkinkan produsen mengirim lebih banyak minyak ke pantai barat untuk diekspor ke Asia. Beberapa kargo awal dijual ke perusahaan milik pemerintah China, Sinochem dan Sinopec, sementara perusahaan swasta Zhejiang Petroleum & Chemical Co. mengambil lebih banyak pengiriman dari waktu ke waktu. Perusahaan juga memiliki kantor perwakilan di berbagai tempat seperti Calgary.

Selain minyak mentah Kanada, alternatif lain dari minyak Venezuela di antaranya adalah minyak dari Brasil, meski negara tersebut sudah memasok sebagian besar minyak produksinya ke China.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Melihat Draf Perpres TNI Tangani Terorisme: Perintah Presiden-Objek Tertentu
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Renee Nicole Good, Ibu Tiga Anak yang Tewas Ditembak Agen ICE
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Kemlu Dampingi WNI Anak yang Ditangkap di Yordania Terkait Dugaan Dukungan ISIS
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Menkum Ogah Tanggapi Kasus Eks Menag Yaqut di KPK: Kurang Etis Jika Saya Komentari
• 10 jam laludisway.id
thumb
Singles Inferno 5 Rilis Poster Perdana dan Trailer Baru Jelang Penayangan
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.