Warga Tobayan RT 01 RW 27, Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, dihebohkan dengan serangan anjing liar yang memangsa empat kambing milik Suyudi (65 tahun).
“Itu liar atau tidak (anjingnya), tapi sering terlihat di lingkungan sini,” kata Suyudi saat ditemui di rumahnya, Jumat (9/1).
Suyudi mengatakan tidak ada warga di lingkungannya yang memelihara anjing. Pemilik anjing tersebut pun tidak diketahui, sehingga diduga merupakan anjing liar.
“(Serangan) dulu sudah pernah terjadi, dua kambing dimangsa. Itu sekitar bulan Agustus,” katanya.
Kejadian terbaru terjadi pada Kamis (8/1) dini hari. Dua ekor kambing milik Suyudi mati setelah diserang dua ekor anjing. Padahal, kandang kambing berada di kebun yang terletak di tengah permukiman warga.
“Total ada empat kambing yang diserang. Mati semua,” jelasnya.
Selain miliknya, Suyudi menyebut ada satu kambing milik warga lain yang juga menjadi korban beberapa waktu lalu. Seluruh kambing yang dimangsa merupakan anak kambing atau cempe.
“Sudah dimakan bagian hati dan jeroannya. Ada yang sampai keluar kandang, ada juga yang cuma dibunuh,” bebernya.
Suyudi mengatakan warga sempat memergoki dua anjing tersebut, namun keduanya langsung kabur saat didekati. Upaya penangkapan oleh warga pun belum membuahkan hasil.
“Ya pasrah. Mau gimana. Anjingnya kalau lihat orang langsung lari,” katanya.
Akibat kejadian ini, Suyudi mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Ia berharap anjing-anjing tersebut bisa segera ditangkap agar tidak lagi meresahkan warga.
Kapolsek Minggir AKP Sanika Yuli Pramadoni membenarkan adanya peristiwa anjing yang memangsa ternak warga tersebut.
“Kami sudah mendatangi TKP. Untuk sementara masih dilakukan penyelidikan,” kata Sanika saat dikonfirmasi wartawan.
Sanika menambahkan, pihaknya masih menyelidiki kepemilikan anjing yang meresahkan warga tersebut.
“Kemungkinan anjing liar. Pemiliknya belum diketahui,” ujarnya.





