Pembeli Mobil Masih Pilih Cara Tradisional Ketimbang Digital

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Meski teknologi digital terus berkembang pesat dalam industri otomotif, studi terbaru mengungkap bahwa mayoritas pembeli mobil tetap lebih nyaman menggunakan cara konvensional saat membeli kendaraan.

Dari menandatangani dokumen hingga membahas pembiayaan, pengalaman tatap muka masih menjadi preferensi utama bagi konsumen, menegaskan bahwa transaksi mobil tetap dianggap sebagai keputusan besar yang membutuhkan “sentuhan nyata”.

Baca Juga :
Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, Ini Koleksi Mobil Yaqut Cholil Qoumas
Pakai Sedan BMW Bekas buat Harian di Jakarta, Segini Biaya Bulanannya

Ilustrasi Sedang Membeli Mobil
Photo :
  • freepik.com/senivpetro

Menurut 2025 F&I Shopper Study, dikutip VIVA Jum’at, 9 Januari 2026, sekitar 55 persen pembeli menandatangani dokumen pembelian secara fisik, sementara 53 persen menyatakan ini adalah metode yang mereka sukai. Sebaliknya, hanya 25 persen responden yang memilih tanda tangan digital, dan opsi campuran kertas-digital hanya dipilih 17 persen .

Menariknya, preferensi ini tidak terbatas pada pembeli berusia lebih tua. Bahkan lebih dari setengah pembeli muda, termasuk generasi Z (18–26 tahun), juga menyukai dokumen fisik karena memberi rasa aman dan kontrol lebih saat menyelesaikan transaksi besar.

Selain dokumen, proses pembiayaan juga menunjukkan pola serupa. Survei CarGurus menemukan bahwa hanya 31 persen pembeli melakukan pra-kualifikasi kredit secara online, sementara 29 persen memilih membahas pembiayaan langsung di dealer, dan 34 persen mengurus semuanya di dealer tanpa interaksi digital.

Hal ini menunjukkan bahwa pembeli menginginkan kepercayaan dan kejelasan langsung saat berurusan dengan pinjaman atau persyaratan kredit, terutama karena ini melibatkan keputusan finansial besar.

Digital Masih Berguna, Tapi Untuk Tahap Awal

Meskipun konsumen lebih suka menyelesaikan dokumen dan negosiasi secara langsung, alat digital tetap digunakan untuk tahap awal pembelian. Banyak pembeli memanfaatkan internet untuk:

- Menelusuri model mobil

- Membandingkan harga

- Memeriksa opsi pembiayaan awal

Setelah itu, proses penandatanganan dan negosiasi tetap dilakukan di dealer secara tatap muka, menciptakan pengalaman hybrid yang memadukan kenyamanan digital dan keamanan tradisional.

Ilustrasi beli mobil bekas.
Photo :
  • Dok: Mobil88

Studi ini menegaskan bahwa meski digital mempermudah proses awal, banyak pembeli mobil masih menginginkan pengalaman tradisional saat transaksi penting. Dokumen fisik, negosiasi di dealer, dan pembiayaan tatap muka memberikan rasa aman, kontrol, dan kepercayaan yang sulit digantikan sepenuhnya oleh teknologi.

Baca Juga :
Anggota DPR: Regulasi Digital Harus Berani, tapi Tak Represif
Mobil Baru Banyak, Pembelinya ke Mana?
Segmen Rp300 Juta ke Bawah Masih Mendominasi Penjualan Mobil Nasional

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Luis Enrique Pilih Tinggalkan PSG demi Manchester United
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Penjualan Mobil Wholesales 2025 Turun 7,2% Jadi 803.687 Unit
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
BMKG Deteksi Sirkulasi Siklonik, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Provinsi Ini Sabtu 10 Januari 2026
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
China Menggila, Serangan Penuh Ditujukan ke Amerika
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.