HARIAN FAJAR, PANGKEP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Paotere mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah perairan di Sulawesi Selatan dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Makassar, Laode Bangsawan, menjelaskan bahwa peringatan dini tersebut disampaikan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap risiko cuaca ekstrem di wilayah perairan.
“Secara umum, arah angin di perairan Sulawesi Selatan berhembus dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan antara 4 hingga 30 knot. Kondisi angin kencang ini berpotensi memicu gelombang tinggi, khususnya di wilayah pesisir barat Sulawesi Selatan,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
BMKG mencatat, salah satu wilayah yang masuk dalam cakupan peringatan dini tersebut adalah Perairan Pangkep. Di wilayah ini, termasuk tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, yang dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
“Adapun cakupan wilayah perairan yang masuk peringatan dini untuk Sulawesi Selatan, perairan Pangkep juga termasuk,” pungkasnya.
Laode juga menyampaikan bahwa peringatan dini terbaru berlaku untuk periode 11 hingga 14 Januari. Menurutnya, pembaruan informasi akan terus dilakukan selama kondisi cuaca laut masih diprediksi berpotensi terjadi.
“Untuk peringatan dini yang terbaru rentangnya 11 sampai 14 Januari. Kami akan terus melakukan pembaruan selama hasil prakiraan menunjukkan potensi cuaca tersebut masih terjadi hingga tiga hari ke depan,” jelasnya. (fit)





