Jakarta, tvOnenews.com - Presenter ternama Ruben Onsu menceritakan momen mistis dialami selama hidupnya. Ia mengaku ada beberapa kejanggalan sehingga diteror oleh sihir.
Dalam perbincangan dengan Ustaz Muhammad Faizar, Ruben Onsu menyampaikan bahwa, dirinya pernah dikirim teror berupa bungkusan kepala babi. Hal itu terjadi di beberapa tempat usahanya.
Ruben Onsu menambahkan, teror tersebut tidak hanya berbentuk bungkusan kepala babi. Ia mengatakan, di beberapa dari 170 tempat bisnisnya juga pernah dikirim kucuran darah.
"Wah, banyak kejadian-kejadian segala ada bungkusan kepala babi, terus kucuran darah di depan toko, bunga," ujar Ruben Onsu dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Muhammad Faizar, Minggu (11/1/2026).
Ia mengatakan, sejumlah kepala babi dikirim ke beberapa tempat usahanya juga dibalut dengan kain kafan. Selain itu, pesaing bisnisnya mengirim teror tersebut dengan kresek hitam.
"Dalamnya ada bunganya, saya beranggapan babinya makan bunga, mati nih," lanjutnya.
Ruben Onsu Cuek Dikirim Teror di Tempat Usahanya- Tangkapan layar YouTube Muhammad Faizar
Mantan suami Sarwendah ini tampak tidak menghiraukan kiriman tersebut. Menurutnya, hal itu sudah terbiasa dialami olehnya.
Ruben membuat lelucon setelah dikirim kepala babi hingga melihat kucuran darah. Menurutnya, cara tersebut sebagai afirmasi agar tidak berspekulasi negatif kepada orang lain.
"Tapi kan kita menanggapinya pada saat itu siapa ini bidadari cantik-cantik mandi bunga di sini?," kelakar dia.
Menurutnya, berpikir positif sangat mempengaruhi oleh para pekerjanya. Ia tidak menginginkan ada ketakutan dialami seluruh pegawainya saat mendapat gangguan dari orang lain.
"Itu kan salah satu menyikapi kita terhadap orang yang bekerja sebenarnya. Jadi, emang tujuannya dia, mau dihancurkan (tempat usaha Ruben Onsu)," jelasnya.
Kiriman Teror Berdampak pada Pelanggan Tempat UsahanyaSelebritis berusia 42 tahun ini harus mengakui kiriman tersebut sangat mempengaruhi tempat usahanya. Hal itu berdampak kepada pelanggan setianya.
"Iya ada, jadi datangnya kayak kelewat terus gitu. Kadang-kadang kemarin usaha aku itu kan ada yang franchise. Jadi, mereka cerita ke kita, 'ini usaha sebelah tahu yang ngerjain'," tuturnya.

