Jakarta (ANTARA) - Kapten timnas Mesir Mohamed salah mendedikasikan kelolosan skuadnya ke semifinal Piala Afrika 2025, setelah mengalahkan Pantai Gading 3-2 di perempat final, Minggu dini hari WIB, untuk suporter timnya.
"Kami selalu ingin membawa kebahagiaan bagi para suporter Mesir, dan dengan pola pikir seperti ini kami percaya bisa memenangkan setiap pertandingan," ujar Salah, dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Menurut penyerang sayap klub Liga Inggris Liverpool itu, timnya selalu berjuang di lapangan demi masyarakat Mesir dan semua pencinta tim nasional negara tersebut.
Motivasi yang sama mereka bawa saat melawan Pantai Gading, tim tangguh yang merupakan juara bertahan Piala Afrika. Pada pertandingan itu, Mesir unggul cepat lewat Omar Maroush (4'), menggandakan skor berkat Rami Rabi (32'), sebelum lawan memperkecil kedudukan hasil dari bunuh diri Ahmed Fatouh (40').
Baca juga: Mesir melangkah ke semifinal setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
Baca juga: Nigeria lolos semifinal usai taklukkan Aljazair 2-0
Pada babak kedua, Mohamed Salah kembali membawa timnya menjauh dengan golnya pada menit ke-52. Pantai Gading yang berusaha untuk mengejar hanya mampu menambah satu gol pada menit ke-73 dari Guela Doue.
Salah menegaskan, dirinya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Mesir dengan membawakan segudang pengalaman yang dimilikinya.
"Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan setim untuk memberikan segalanya begitu mereka melangkah ke lapangan. Hal itu sangat penting agar kami tidak memiliki penyesalan," kata pemain berusia 32 tahun itu.
Sementara pelatih timnas Mesir Hossam Hassan menyebut bahwa kunci kemenangan timnya atas Pantai Gading adalah semangat para pemainnya yang menganggap pertandingan itu layaknya final.
"Saya sangat senang. Para pemain memberikan segalanya, dan saya bangga kepada mereka. Memang benar kami juga membuat kesalahan dalam pertandingan ini yang membuat kami kebobolan dua gol, tetapi kami mencetak tiga gol. Namun, kami akan memperbaiki kekurangan tersebut untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," tutur Hassan.
Di semifinal Piala Afrika 2025, Mesir akan berhadapan dengan Senegal pada Kamis (15/1) dini hari WIB. Senegal ke empat besar setelah menumbangkan Mali 1-0.
Terakhir kali Mesir dan Senegal bersua di Piala Afrika terjadi pada final turnament tersebut tahun 2021. Kala itu Senegal keluar sebagai juara setelah mengalahkan Mesir melalui drama adu penalti (4-2) setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit.
Mesir sendiri sudah tujuh kali menjuarai Piala Afrika yakni pada tahun 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008 dan 2010.
Adapun pada laga semifinal Piala Afrika 2025 lainnya mempertemukan Nigeria dan tuan rumah Maroko yang juga berlangsung Kamis (15/1) dini hari WIB.
Baca juga: Atasi Kamerun 2-0, Maroko melangkah ke semifinal
Baca juga: Iliman Ndiaye antar Senegal ke semifinal Piala Afrika 2025
"Kami selalu ingin membawa kebahagiaan bagi para suporter Mesir, dan dengan pola pikir seperti ini kami percaya bisa memenangkan setiap pertandingan," ujar Salah, dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Menurut penyerang sayap klub Liga Inggris Liverpool itu, timnya selalu berjuang di lapangan demi masyarakat Mesir dan semua pencinta tim nasional negara tersebut.
Motivasi yang sama mereka bawa saat melawan Pantai Gading, tim tangguh yang merupakan juara bertahan Piala Afrika. Pada pertandingan itu, Mesir unggul cepat lewat Omar Maroush (4'), menggandakan skor berkat Rami Rabi (32'), sebelum lawan memperkecil kedudukan hasil dari bunuh diri Ahmed Fatouh (40').
Baca juga: Mesir melangkah ke semifinal setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
Baca juga: Nigeria lolos semifinal usai taklukkan Aljazair 2-0
Pada babak kedua, Mohamed Salah kembali membawa timnya menjauh dengan golnya pada menit ke-52. Pantai Gading yang berusaha untuk mengejar hanya mampu menambah satu gol pada menit ke-73 dari Guela Doue.
Salah menegaskan, dirinya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Mesir dengan membawakan segudang pengalaman yang dimilikinya.
"Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan setim untuk memberikan segalanya begitu mereka melangkah ke lapangan. Hal itu sangat penting agar kami tidak memiliki penyesalan," kata pemain berusia 32 tahun itu.
Sementara pelatih timnas Mesir Hossam Hassan menyebut bahwa kunci kemenangan timnya atas Pantai Gading adalah semangat para pemainnya yang menganggap pertandingan itu layaknya final.
"Saya sangat senang. Para pemain memberikan segalanya, dan saya bangga kepada mereka. Memang benar kami juga membuat kesalahan dalam pertandingan ini yang membuat kami kebobolan dua gol, tetapi kami mencetak tiga gol. Namun, kami akan memperbaiki kekurangan tersebut untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," tutur Hassan.
Di semifinal Piala Afrika 2025, Mesir akan berhadapan dengan Senegal pada Kamis (15/1) dini hari WIB. Senegal ke empat besar setelah menumbangkan Mali 1-0.
Terakhir kali Mesir dan Senegal bersua di Piala Afrika terjadi pada final turnament tersebut tahun 2021. Kala itu Senegal keluar sebagai juara setelah mengalahkan Mesir melalui drama adu penalti (4-2) setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit.
Mesir sendiri sudah tujuh kali menjuarai Piala Afrika yakni pada tahun 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008 dan 2010.
Adapun pada laga semifinal Piala Afrika 2025 lainnya mempertemukan Nigeria dan tuan rumah Maroko yang juga berlangsung Kamis (15/1) dini hari WIB.
Baca juga: Atasi Kamerun 2-0, Maroko melangkah ke semifinal
Baca juga: Iliman Ndiaye antar Senegal ke semifinal Piala Afrika 2025




