BINUS @Malang Hiasi Aji Saptorenggo dengan Mural Kolaboratif BINUSIAN Plants Hope

mediaapakabar.com
6 jam lalu
Cover Berita


Mediaapakabar.com - Banyak destinasi wisata desa masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya tarik visual, branding digital, serta keberlanjutan ekonomi masyarakatnya. Potensi lokal yang besar kerap belum diimbangi dengan sentuhan kreatif dan strategi pengemasan destinasi yang relevan dengan kebutuhan wisatawan di era digital.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS @Malang melalui Teach For Indonesia (TFI) menyelenggarakan kegiatan BINUSIAN Plants Hope “Jejak Warna Saptorenggo”, sebuah program mural kolaboratif yang menjadi bagian dari rangkaian BINUS Festival. Kegiatan ini dilaksanakan di Objek Wisata Pesona Aji Saptorenggo, Desa Saptorenggo, Kabupaten Malang, sebagai upaya nyata untuk mempercantik kawasan wisata desa sekaligus meningkatkan daya tarik visual dan digital destinasi.

Program ini berlangsung selama lima hari, dimulai dari tahap perancangan konsep, pembuatan sketsa, hingga proses pengecatan dan finishing mural. Sebanyak 171 volunteer dan 35 inisiator BINUSIAN terlibat aktif dalam kegiatan ini, bekerja sama dengan Rotary dan Rotaract Indonesia, serta Pemerintah Desa Saptorenggo.

Melalui mural-mural tematik yang artistik dan bermakna, kawasan Pesona Aji Saptorenggo disulap menjadi ruang publik yang lebih hidup, berwarna, dan Instagramable. Kehadiran mural diharapkan mampu memperkuat identitas visual destinasi, meningkatkan eksposur digital melalui media sosial, serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Sebagai kampus yang menanamkan semangat Digital Technopreneur, BINUS @Malang mendorong mahasiswa untuk memandang pariwisata desa sebagai bagian dari ekosistem kreatif yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan digital. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kreativitas, kolaborasi lintas sektor, serta nilai-nilai entrepreneurship dalam membangun destinasi wisata yang berkelanjutan.

Direktur kampus BINUS @Malang Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan wujud komitmen kampus dalam menjalankan peran sosialnya secara nyata. Melalui BINUSIAN Plants Hope ‘Jejak Warna Saptorenggo’, BINUS @Malang ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperindah desa wisata, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan seni, edukasi, dan semangat digital technopreneurship dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara kampus, mahasiswa, komunitas, dan pemerintah desa, BINUSIAN Plants Hope “Jejak Warna Saptorenggo” menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi medium pemberdayaan, edukasi menjadi fondasi penguatan masyarakat, dan technopreneurship menjadi penggerak pengembangan desa wisata yang inklusif dan berdaya saing. Program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan temporer, tetapi menjadi awal dari transformasi berkelanjutan Desa Saptorenggo sebagai destinasi wisata kreatif yang memiliki identitas kuat, daya tarik visual yang relevan dengan era digital, serta mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Kasih Kabar Kejutan, Jay Idzes Terpuruk Lagi
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Gol Beckham Putra Antarkan Persib Taklukkan 10 Pemain Persija dan Puncaki Klasemen BRI Super League
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
PSI Berambisi Goyang ”Kandang Banteng”, Ini Jawaban PDI-P...
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Menkes: Harga Tiket Pesawat Menuju Aceh Sangat Mahal daripada ke Malaysia
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Gerai SIM Keliling hanya buka di dua lokasi Jakarta pada Minggu
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.