Bola.com, Malang - Arema FC memutus catatan buruk laga kandang di BRI Super League. Setelah menjalani enam laga kandang tanpa kemenangan, tim berjuluk Singo Edan menekuk Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/1/2026). Kemenangan 2-1 yang diraih oleh Julian Guevara dkk dengan perjuangan keras di lapangan.
Hingga injurytime, Arema masih tertinggal 0-1. Persik Kediri mengejutkan dengan gol M. Supriadi di menit 79. Tapi Singo Edan tak menyerah. Mereka mendapat dua gol di akhir laga, lewat gol bunuh diri Supriadi dan pemain pengganti Ian Puleio.
Arema merayakan kemenangan tipis ini. Meskipun dari segi permainan, sebenarnya Persik tampil lebih apik. Namun, Arema beruntung karena Persik kehilangan konsentrasi di pengujung laga. Apalagi hujan deras mengguyur Stadion Kanjuruhan. Itu membuat pemain Persik kurang bisa beradaptasi.
Kapten Arema di laga ini, Julian Guevara mengaku bangga dengan kemenangan ini. Karena kemenangan diraih dengan perjuangan hingga menit akhir.
“Mungkin hari ini kami tidak bermain bagus sekali. Tapi, apresiasi kepada teman-teman mereka memberikan semua kemampuan hingga menit akhir. Persik tim yang sulit sekali dikalahkan. Mereka lebih bagus setelah ada pelatih baru datang,” kata Julian.
Tambahan tiga poin ini membuat Arema menempati urutan 10 dengan 21 poin di akhir putaran pertama. Hasil yang tidak sesuai ekspektasi. Namun, kemenangan dari Persik membuat pemain Arema punya motivasi berlipat di putaran kedua nanti.
Dari pertandingan ini, ada tiga fakta yang terjadi. Mulai putusnya rekor buruk laga kandang Arema. Lalu pemain Persik yang mencetak gol ke gawang lawan dan gawang sendiri. Selain itu, bek asing Arema jadi kapten tim dalam tiga laga beruntun. Berikut ulasan faktanya.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F11%2F55de2f5c422e6507abcfdcd151083473-WhatsApp_Image_2026_01_11_at_1.01.04_PM.jpeg)