Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Balikpapan
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, 12 Januari 2025.
Kepala Negara menilai peresmian ini disebut sebagai tonggak penting menuju kemandirian energi nasional.Ia menilai negara yang merdeka harus mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri, terutama pangan dan energi.
Menurut Presiden Prabowo, ketergantungan pada impor energi bertentangan dengan cita-cita kedaulatan bangsa.
“Tidak masuk akal suatu negara ingin merdeka kalau urusan makan dan energinya bergantung dari luar. Kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri,” kata Presiden Prabowo, Senin, 12 Januari 2026.
Presiden Prabowo menyebut Indonesia memiliki sumber daya energi yang sangat besar, mulai dari batu bara, kelapa sawit, panas bumi, tenaga air, hingga energi surya.
Seluruh potensi tersebut, kata Presiden Prabowo, harus dikelola secara serius agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor.
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada energi dalam waktu lima tahun ke depan. Meski demikian, dirinya menegaskan target tersebut bersifat fleksibel selama arah kebijakan tetap konsisten menuju kemandirian.
“Kita harapkan lima tahun bisa tercapai. Kalau enam atau tujuh tahun tidak apa-apa. Yang penting kita menuju ke sana. Tapi siapa tahu dengan kerja keras kita bisa lebih cepat,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo mencontohkan capaian swasembada beras yang menurutnya berhasil diwujudkan jauh lebih cepat dari target awal. Ia pun menyebut keberhasilan itu dicapai melalui pemangkasan regulasi yang berbelit serta kerja sama lintas kementerian.
Dalam konteks energi, Presiden Prabowo menilai RDMP Balikpapan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemampuan produksi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan bakar.
“Ini adalah satu langkah lagi menuju kemampuan kita untuk mandiri, menuju kedaulatan energi nasional,” ucap Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para insinyur, pekerja, manajemen Pertamina, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur yang terlibat dalam proyek tersebut.
Menurutnya, keberhasilan RDMP Balikpapan merupakan prestasi penting bagi negara dan bangsa.
Peresmian RDMP Balikpapan menjadi penanda komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung agenda besar Indonesia untuk berdiri sebagai bangsa yang mandiri dan berdaulat.
Editor: Redaksi TVRINews




