jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 18 karyawan PT Freeport Indonesia berhasil diselamatkan prajurit TNI yang sempat terjebak di Pos Tower 270 di Distrik Tembaga Pura, Kabupaten Timika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (10/1).
Karyawan Freeport itu diselamatkan setelah sebelumnya terjebak selama tiga hari dan sempat terancam oleh kehadiran anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).
BACA JUGA: Simpatisan KKB di Dekai Diduga Menyerang Warga, 1 Korban Tewas
Kepala Bidang Penerangan Umum b Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan operasi penyelamatan dimulai dengan penyusunan rencana lalu memulai pergerakan ke lokasi di malam hari.
"Pergerakan pasukan dilakukan secara senyap dengan menembus medan ekstrem pegunungan pada ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut," kata Agung dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.
BACA JUGA: Catatan Kriminal Berskala Besar Anggota KKB Iron Heluka
Agung mengaku personel harus bekerja secara hati-hati ketika menuju lokasi lantaran medan yang sangat sulit dan terjal.
Mereka juga harus berpacu dengan waktu agar momentum penyelamatan sesuai dengan yang telah direncanakan.
BACA JUGA: Polri Tembak Mati Komandan Batalyon KKB Seusai Aniaya Warga
Personel pun sempat mengirimkan bantuan berupa obat-obatan kepada para karyawan yang terjebak di pos menggunakan drone.
"Setelah dua hari pelaksanaan operasi, Satgas TNI berhasil menguasai kembali Pos Tower 270 yang merupakan bagian dari objek vital nasional, sekaligus mengevakuasi seluruh pekerja dengan aman dan terkendali," jelas dia.
Para pegawai pun langsung dievakuasi dari lokasi ke lokasi yang lebih aman.
Dengan keberhasilan operasi tersebut, Agung memastikan komitmen TNI dalam menjaga perdamaian dan keamanan warga di Papua akan semakin kuat.
"Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI dalam menjalankan tugas pokok TNI dalam melindungi segenap bangsa dari segala ancaman," jelas dia. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Curhat Thom Haye Keluarganya Mau Dibunuh Seusai Laga Persib Vs Persija
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti



