Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons ancaman tarif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap negara yang berbisnis dengan Iran. Ia mengaku tak ada kekhawatiran karena transaksi bisnis Indonesia-Iran tidak besar.
Trump mengancam pengenaan tarif impor sebesar 25 persen untuk negara mana pun yang berbisnis dengan Iran.
Sebelumnya Trump mengatakan ketentuan itu bersifat final dan mengikat. Hal ini sudah diumumkan lewat akun media sosial Trump @realDonaldTrump.
“Berlaku segera, negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Republik Islam Iran akan dikenakan tarif sebesar 25 persen atas setiap dan seluruh kegiatan bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat. Perintah ini bersifat final dan mengikat,” ujarnya.
Trump juga mengancam akan menyerang Iran. Pada saat yang sama, ia menyebut Iran tengah berada dalam masalah besar.
Pernyataan itu disampaikan menyusul demonstrasi besar yang pecah di Iran sejak akhir 2025. Aksi tersebut dipicu krisis ekonomi akibat anjloknya nilai mata uang rial.
“Iran sedang dalam masalah besar. Tampaknya rakyat Iran sedang merebut beberapa kota yang beberapa minggu lalu tidak ada yang menyangka hal itu mungkin terjadi,” kata Trump
Ia juga mengancam para pemimpin Iran agar tidak menembaki demonstran. Jika larangan tersebut dilanggar, Amerika Serikat disebut tidak akan ragu melancarkan serangan.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F18%2Fec4549563072b41c152f0835b8db4da3-20251218TOK37.jpg)
