Jakarta (ANTARA) - Badan Bank Tanah mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden RI Prabowo Subianto melalui penyediaan lahan.
"Kami mendukung (support) lahannya," ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat usai penandatanganan MoU di Jakarta, Selasa.
Badan Bank Tanah berkomitmen mendukung program 3 Juta Perumahan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Kita pasti dukung," kata Hakiki.
Sebagai informasi, Badan Bank Tanah berkomitmen penuh dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di sektor pembangunan perumahan melalui penyediaan lahan yang tepat dan berkelanjutan. Penyediaan tanah untuk perumahan rakyat adalah pondasi penting dalam membangun keadilan sosial serta mensejahterakan masyarakat
Baca juga: BP Tapera gandeng 43 bank untuk penyaluran FLPP bagi MBR pada 2026
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meminta Badan Bank Tanah, BP Tapera, PT SMF, BTN, Semen Indonesia Gresik (SIG), PT Asatu Realty hingga developer lainnya untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintahan sebesar 8 persen di 2025 melalui sektor perumahan, saat kunjungan kerja ke Perumahan Bumi Svarga Asri, Kendal, Jawa Tengah.
"Sektor perumahan itu memiliki ekosistem yang luar biasa. Dampak dari sektor perumahan ke pertumbuhan ekonomi juga bagus sekali. Sehingga saya yakin kontribusinya akan cukup besar," ujar Maruarar.
Dia menyampaikan apresiasi kolaborasi Badan Bank Tanah bersama BP Tapera, PT SMF, Bank BTN, dan PT SIG dalam penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, pihaknya mendukung dan siap bersinergi penuh untuk mensukseskan program nasional untuk rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca juga: Prabowo ingin bentuk lembaga baru percepat pembangunan rumah untuk MBR
Program 3 Juta Rumah merupakan penjabaran dari Astacita Presiden Prabowo, yakni melanjutkan pengembangan infrastruktur dan membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi.
Program ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama keluarga berpenghasilan rendah.
"Kami mendukung (support) lahannya," ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat usai penandatanganan MoU di Jakarta, Selasa.
Badan Bank Tanah berkomitmen mendukung program 3 Juta Perumahan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Kita pasti dukung," kata Hakiki.
Sebagai informasi, Badan Bank Tanah berkomitmen penuh dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di sektor pembangunan perumahan melalui penyediaan lahan yang tepat dan berkelanjutan. Penyediaan tanah untuk perumahan rakyat adalah pondasi penting dalam membangun keadilan sosial serta mensejahterakan masyarakat
Baca juga: BP Tapera gandeng 43 bank untuk penyaluran FLPP bagi MBR pada 2026
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meminta Badan Bank Tanah, BP Tapera, PT SMF, BTN, Semen Indonesia Gresik (SIG), PT Asatu Realty hingga developer lainnya untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintahan sebesar 8 persen di 2025 melalui sektor perumahan, saat kunjungan kerja ke Perumahan Bumi Svarga Asri, Kendal, Jawa Tengah.
"Sektor perumahan itu memiliki ekosistem yang luar biasa. Dampak dari sektor perumahan ke pertumbuhan ekonomi juga bagus sekali. Sehingga saya yakin kontribusinya akan cukup besar," ujar Maruarar.
Dia menyampaikan apresiasi kolaborasi Badan Bank Tanah bersama BP Tapera, PT SMF, Bank BTN, dan PT SIG dalam penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, pihaknya mendukung dan siap bersinergi penuh untuk mensukseskan program nasional untuk rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca juga: Prabowo ingin bentuk lembaga baru percepat pembangunan rumah untuk MBR
Program 3 Juta Rumah merupakan penjabaran dari Astacita Presiden Prabowo, yakni melanjutkan pengembangan infrastruktur dan membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi.
Program ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama keluarga berpenghasilan rendah.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F06%2Fbc31348e3f0c58bbee2520fc7c2e8a70-20251222PRI5.jpg)