Penulis: Jefrry Alfiansyah
TVRINews - Palembang, Sumatera Selatan
Pangdam prioritaskan empati bagi korban bencana Sumatera dan evaluasi kinerja satuan
Komando Daerah Militer (Kodam) II/Sriwijaya memperingati hari jadinya yang ke-80 dengan suasana penuh kesahajaan.
Berbeda dari perayaan besar pada umumnya, momentum tahun ini difokuskan sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Acara syukuran yang berlangsung di Lapangan Makodam II/Sriwijaya, Palembang, pada Selasa 13 Januari 2026, dipimpin langsung oleh Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis.
Agenda ini dihadiri oleh jajaran prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit KCK PD II Sriwijaya.
Solidaritas di Tengah Musibah
Dalam pidatonya, Pangdam Ujang Darwis menegaskan bahwa keputusan untuk menggelar acara secara sederhana merupakan bentuk empati mendalam bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang saat ini tengah berjuang memulihkan diri pascabencana alam.
"Jadikan momentum peringatan hari ulang tahun ini sebagai sarana evaluasi, refleksi, dan introspeksi atas pelaksanaan tugas setahun lalu," ujar Mayjen Ujang Darwis dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa peringatan ini harus menjadi tonggak baru untuk membangun komitmen yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan tugas di masa depan.
Pangdam juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel atas dedikasi mereka yang tanpa henti dalam menjalankan tugas negara di berbagai wilayah.
Capaian Strategis dan Program Nasional
Selain aspek seremonial, Kodam II/Sriwijaya melaporkan keberhasilan berbagai program strategis nasional yang selaras dengan instruksi Presiden. Beberapa pencapaian utama meliputi:
• Ketahanan Pangan : Pengembangan sektor agraris untuk memperkuat stok pangan lokal.
• Kesejahteraan Rakyat : Pembangunan Koperasi Merah Putih dan pusat pelayanan gizi.
• Infrastruktur Kesehatan : Renovasi Poliklinik Terpadu MCU dan ruang rawat inap eksekutif di RS Tk II AK Gani, Palembang.
Di bawah kepemimpinan Mayjen Ujang Darwis, Kodam II/Sriwijaya juga terus menjalankan program unggulan TNI Angkatan Darat, seperti "Manunggal Air" dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sebagai langkah respons cepat, satuan ini juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan langsung ke titik-titik lokasi bencana.
Pemberian Penghargaan
Acara ditutup dengan pemberian tali asih sebagai bentuk penghormatan kepada para warakawuri, prajurit yang memiliki kebutuhan khusus, serta prajurit berprestasi yang telah mengharumkan nama satuan.
Melalui peringatan ke-80 ini, Kodam II/Sriwijaya mempertegas posisinya tidak hanya sebagai garda pertahanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mitigasi bencana dan pembangunan sosial di wilayah Sumatera bagian selatan.
Editor: Redaksi TVRINews




