Satu per satu mantan anak buah eks Mendikbudristek Nadiem Makarim curhat di sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Ada eks anak buah yang mengaku dicopot, ada pula yang mengaku dipotong saat paparan.
Curhatan itu dilontarkan eks anak buah Nadiem yang menjadi saksi dalam persidangan dengan terdakwa Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, Sri Wahyuningsih selaku Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 2020-2021, serta Ibrahim Arief alias Ibam selaku tenaga konsultan. Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Nadiem juga menjadi terdakwa dalam kasus ini. Namun, dia disidang dalam berkas terpisah karena sidangnya sempat tertunda akibat Nadiem sakit.
Para terdakwa dalam kasus ini didakwa merugikan negara Rp 2,1 triliun terkait pengadaan Chromebook. Dakwaan tersebut telah dibantah oleh pihak terdakwa.
Berikut curhatan sejumlah eks anak buah Nadiem:
Curhat Dicopot Usai Tak Patuh soal Chromebook
Fungsional Widyaprada Ahli Utama pada Kemendikdasmen, Poppy Dewi Puspitawati, curhat dirinya dicopot Nadiem. Poppy mengatakan dirinya saat itu dicopot karena tak patuh terkait pengadaan laptop Chromebook.
Poppy mengatakan saat itu menjabat sebagai Direktur SMP pada Ditjen Paudasmen Kemendikbudristek (sekarang jadi Kemendikdasmen). Pencopotan dilakukan Nadiem pada Juni 2020 dan posisi Poppy digantikan Mulyatsyah, yang kini menjadi terdakwa.
"Bu Poppy tahu alasannya kenapa Bu Poppy diganti?" tanya jaksa.
"Alasan pastinya saya tidak tahu, tapi kemungkinan karena saya tidak sepaham dan saya tidak mau menurut untuk diarahkan ke Chrome," jawab Poppy.
Poppy saat itu merupakan wakil ketua tim teknis pengadaan laptop. Poppy mengaku menolak arahan agar pengadaan laptop mengarah ke satu merek tertentu, yaitu Chromebook.
"Saya menolaknya karena mengarah pada satu merek tertentu. Sepengetahuan saya pada proses pengadaan, kita tidak boleh seperti itu. Jadi saya sadar dengan menolak itu ada konsekuensi jabatan, tapi saya tetap menolak dengan tegas," jawab Poppy.
"Ibu menolak dengan tegas untuk pengarahan menggunakan Chromebook dalam pengadaan laptop itu?" tanya jaksa.
"Iya," jawab Poppy.
(haf/haf)




