Kolaborasi Pertamina NRE dengan Perusahaan China untuk Energi Bersih Indonesia

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina New & Renewable Energy atau Pertamina NRE menggandeng sejumlah perusahaan China dalam upaya mempercepat pengembangan energi bersih di Indonesia.

Pada pertengahan tahun lalu, Pertamina NRE bekerja sama dengan perusahaan China, LONGi Green Technology Co., Ltd membangun pabrik manufaktur panel surya (photovoltaic/PV) di Indonesia.

Pabrik yang ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 1,4 GW per tahun tersebut akan menggunakan teknologi terbaru dari LONGi dalam proses produksinya, yang dinilai dapat menghasilkan modul surya berdaya efisiensi tinggi.

Terbaru, Pertamina NRE kembali menunjukkan langkah strategisnya dalam transisi energi nasional dengan menandatangani nota kesepahaman bersama perusahaan China, yakni GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd.

Kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga sampah, energi baru dan terbarukan, serta pembangkit listrik berbasis gas di Indonesia, sebagai bagian dari upaya bersama mendukung target penurunan emisi dan ketahanan energi nasional.

Penandatanganan dilaksanakan pada Rabu (7/1/2026) berlokasi di Kantor GCL Intelligent Energy, Suzhou, yang diwakili oleh John Anis sebagai Chief Executive Officer Pertamina NRE, dan Zhi Fei sebagai Chairman of the Board of GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd.

CEO Pertamina NRE John Anis mengungkapkan bahwa kemitraan dengan perusahaan China menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem energi bersih yang berkelanjutan.

“Kolaborasi dengan GCL merupakan langkah strategis Pertamina NRE untuk mempercepat pengembangan energi bersih di Indonesia,” ujar John dalam keterangannya, dikutip Rabu (14/1/2026).

Menurut John, kolaborasi dengan Suzhou berpotensi besar menghasilkan solusi energi yang berkelanjutan dan kompetitif dengan mengombinasikan pengalaman global GCL dengan kapabilitas dan pemahaman lokal Pertamina.

Baca Juga : Bisnis Pertamina NRE Terus Tumbuh, Ekspansi Proyek EBT Sampai Filipina

Sementara itu, Fei Zhi selaku Chairman of the Board GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd. melihat Indonesia sebagai salah satu pasar strategis dalam pengembangan energi bersih global.

“GCL berharap dapat memanfaatkan momentum percepatan transisi energi di Indonesia untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan bersama Pertamina NRE, khususnya di sektor pembangkit listrik tenaga sampah, integrasi fotovoltaik dan penyimpanan energi, PVT,” ujar Fei Zhi.

Adapun, delegasi Pertamina NRE telah melakukan peninjauan langsung ke fasilitas pembangkit listrik waste to energy milik GCL, untuk melihat penerapan teknologi, sistem pengelolaan lingkungan, serta praktik terbaik dalam operasi dan manajemen proyek.

Pertamina NRE optimistis kerja sama dengan Suzhou akan menjadi fondasi penting dalam mendorong inovasi teknologi serta pengembangan model bisnis energi bersih yang dapat diimplementasikan secara nyata di Indonesia dalam memperkuat peran Pertamina sebagai penggerak utama transisi energi nasional demi mencapai NZE 2060.

Adapun, Pertamina NRE sebelumnya bekerja sama dengan perusahaan China, LONGi Green Technology Co., Ltd untuk membangun pabrik solar PV di Deltamas, Jawa Barat. Titik ini dipilih lantaran merupakan wilayah strategis yang memudahkan distribusi dan rantai pasok dalam proses produksinya.

Pabrik tersebut pun nantinya diharapkan dapat menyerap tenaga lokal dan juga meningkatkan perekonomian nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gaji Pokok Nol Rupiah, Hakim Ad Hoc Curhat Pilu: Meninggal Dunia Pun Harus Urunan
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Indonesia Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB, Ini Tujuannya
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pahlawan Logistik Hanyalah Slogan, Sopir Truk Keluhkan Kebijakan Pembatasan Operasional Saat Nataru
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Kedapatan Bawa Celurit, Anggota The Jakmania Ditangkap Polisi di Serpong
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Mendes: Dana Desa Tak Dipotong, Tapi Disiapkan Formula Baru
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.