Ketika harga sewa rumah di kota-kota besar terus melambung, Rusunawa Tebing Tinggi justru menawarkan cerita sebaliknya.
Dengan tarif hanya Rp 2.000 per hari, hunian lima lantai ini menjadi rumah bagi warga berpenghasilan pas-pasan. Bahkan karena murah, rusunawa ini viral di media sosial usai videonya diunggah oleh Agtriza Rizki Harahap (36).
Atri Harapan, panggilan akrabnya, merupakan penghuni rusunawa itu. Melalui akun TikTok pribadinya, MakOneng Dirusun, dia kerap memperlihatkan kehidupan sehari-hari di dalam bangunan yang disebutnya sebagai “apartemen low budget”.
Atri bercerita bahwa ia hanya membayar uang sewa Rp 2.000 per hari atau Rp 60 ribu per bulan, untuk unit rusunawa yang telah ia tinggali selama bertahun-tahun.
Rusunawa 1 Tebing Tinggi itu berlokasi di Jalan Syech Beringin, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Bangunan lima lantai tersebut menjadi rumah bagi puluhan keluarga dengan latar belakang ekonomi sederhana.
Meski tarif sewanya murah, fasilitas yang tersedia terbilang lengkap. Rusunawa ini memiliki ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi, hingga balkon di setiap unitnya. Selain itu, terdapat area parkir, musala, madrasah, serta pos satpam yang berjaga.
“Ada ruang tamu, satu kamar, kamar mandi, dapur dan balkon. Bahkan ada parkir, musala, madrasah (sekolah agama), ada pos satpamnya. Aku bilang seperti 'Apartemen Low Budget',” kata Atri saat berbincang dengan kumparan, Rabu (14/1).
Setiap lantai di rusunawa tersebut memiliki tarif sewa yang berbeda. Perbedaannya terletak pada akses dan ketinggian lantai.
Lantai lima menjadi unit dengan harga paling murah, yakni Rp 2.000 per hari atau Rp 60.000 per bulan. Lantai empat dibanderol Rp 2.500 per hari atau Rp 75.000 per bulan. Lantai tiga dikenakan Rp 3.000 per hari atau Rp 90.000 per bulan, sedangkan lantai dua Rp 3.500 per hari atau Rp 105.000 per bulan.
Menurut Atri, selisih harga antar-lantai yang hanya Rp 500 berkaitan dengan faktor akses.
“Naik ke lantai lima kan capek. Mungkin gitu ya, capek naik ke lantai. Karena aksesnya cuma tangga, engga ada lift,” ucap Atri.
Sementara itu, lantai satu difungsikan sebagai area fasilitas umum. Di lantai ini terdapat kantor pengelola rusunawa, musala, madrasah, area parkir, pedagang, serta pos satpam.
Setiap unit rusunawa memiliki luas sekitar 4 x 6 meter dengan tipe 24. Kamar tidur di dalamnya berukuran kurang lebih 3 x 3 meter. Masing-masing unit juga dilengkapi dengan mesin air dan token listrik sendiri.
Atri telah menetap di rusunawa ini sejak 2013. Selama lebih kurang 12 tahun tinggal di sana, ia menyaksikan perubahan tarif sewa yang naik secara bertahap.
Awalnya, Atri hanya membayar Rp 1.000 per hari. Namun, setiap lima tahun sekali, tarif sewa mengalami kenaikan sebesar Rp 500.
“Sekitar 5 tahun. Selama aku di sini dua kali naik harga sewa rumahnya,” kata Atri.
Ia memilih tinggal di lantai lima, lantai paling atas, karena sirkulasi udara yang menurutnya lebih sejuk. Angin sepoi-sepoi yang masuk ke unitnya membuat suasana hunian terasa nyaman, sehingga ia betah tinggal di sana selama belasan tahun.
Keputusan Atri untuk menetap di rusunawa bermula dari kunjungannya ke rumah sepupunya yang lebih dulu tinggal di sana.
“Main-main ke rusunawa ini, nengok rumah sepupu. Lihat-lihat dalamnya, ternyata nyaman, ternyata enak,” ucap Atri.
Rusunawa ini memiliki aturan ketat terkait penghuni. Hunian hanya diperbolehkan untuk pasangan suami istri, duda, dan janda. Anak muda yang belum menikah tidak diperkenankan menginap, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk dapat tinggal di rusunawa, calon penghuni harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif, antara lain fotokopi buku nikah, pasfoto suami istri ukuran 3 x 4, fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi KTP suami istri, serta surat keterangan belum memiliki rumah bermaterai.
Rusunawa ini dikelola oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan pemerintah daerah sebagai bagian dari program perumahan bersubsidi.
“(Dapat subsidi) iya. Ini kan program pemerintah. Yang kelola Pemko Tebing Tinggi, makanya murah,” tutup Atri.




