Selain Akademik, Ini 3 Keterampilan yang Penting Dimiliki Anak

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kecerdasan akademik kerap dianggap sebagai kunci utama kesuksesan anak di masa depan. Padahal, ada keterampilan lain yang sama pentingnya agar anak bisa bertahan dan berkembang menghadapi berbagai tantangan hidup.

Psikolog Pendidikan Rumah Dandelion, Orissa Anggita Rinjani, menekankan bahwa agar anak mampu bertahan (survive) dan sukses di masa depan, mereka membutuhkan keterampilan hidup yang melampaui nilai rapor dan kemampuan kognitif.

“Disamping kemampuan akademik dan kecerdasan berpikir, berikut adalah beberapa keterampilan kunci lain yang dibutuhkan agar anak survive di masa depan,” tutur Orissa kepada kumparanMOM, Selasa (13/1).

3 Keterampilan Penting agar Anak Bisa Bertahan dan Sukses di Masa Depan

1. Kesadaran Diri (Self-Awareness)

Pertama, keterampilan pertama yang sangat penting adalah kesadaran diri. Anak perlu mengenal apa yang ia sukai dan tidak sukai, memahami kelebihan serta kekurangannya, dan mengetahui bagaimana cara memberdayakan potensi yang dimiliki sekaligus mengatasi keterbatasannya.

Menurut Orissa, dengan self-awareness yang baik, anak juga akan lebih memahami apa yang benar-benar penting bagi dirinya dan tujuan apa yang ingin ia capai dalam hidup.

“Sehingga dia menjadi tidak terlalu mudah untuk terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Dan tidak mudah merasa rendah diri atau tidak percaya diri ketika mengambil jalan yang berbeda dari orang lain,” ucapnya.

2. Kemampuan Regulasi Diri

Kedua, anak juga perlu memiliki kemampuan regulasi diri yang baik. Anak yang mampu mengelola dirinya cenderung lebih adaptif, lebih tahan menghadapi tantangan, dan mampu mencari solusi sesuai dengan kebutuhannya, meskipun kemampuan akademiknya mungkin tergolong biasa saja.

“Yang termasuk kemampuan regulasi diri seperti kemampuan merencanakan, merencanakan waktu, merencanakan prioritas tugas Kemudian memotivasi diri sendiri untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Dan terakhir, kemampuan mengelola emosi. Tidak meledak-ledak, terutama di saat terjadi sesuatu yang diluar apa yang diharapkan,” tegas Orissa.

3. Keterampilan Sosial

Ketiga, keterampilan penting berikutnya adalah keterampilan sosial. Ini meliputi kemampuan berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam tim, berempati, mengelola konflik secara sehat, hingga membangun jejaring atau networking.

Di dunia kerja dan kehidupan sosial, keterampilan ini sering kali menjadi penentu keberhasilan. Tidak sedikit kegagalan yang terjadi bukan karena seseorang kurang pintar, melainkan karena keterbatasan dalam keterampilan sosial dan emosional.

“Jadi, sebagai orang tua, semoga kita juga bukan hanya memperhatikan keterampilan akademis dari kemampuan berpikir, tetapi juga tiga hal tadi untuk kita membantu anak supaya lebih sukses di masa depan,” imbuhnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Top! RI Panen Kerja Sama Pertahanan hingga Ekonomi di 2025
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Yusril Sebut Pilkada DPRD Konstitusional dan Mudah Diawasi
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Ada Apa Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menkeu Purbaya Bertemu? Ternyata Bahas...
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Menlu Sugiono: Indonesia Siap Jalankan Mandat Kepemimpinan Global
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mayoritas Indonesia Diguyur Hujan, BMKG Ingatkan Status Awas di Tiga Provinsi
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.