AFPI Jajaki Kolaborasi untuk Perluas Pembiayaan Fintech di UMKM

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) tengah menjajaki kolaborasi dengan komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pendampingan dari Kementerian UMKM, guna mendorong pertumbuhan pembiayaan yang sehat dan terkelola risiko.

Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar menyampaikan bahwa dukungan pemerintah, khususnya Kementerian UMKM, dibutuhkan agar pembiayaan kepada UMKM dapat berkembang tanpa meningkatkan risiko. Sejalan dengan itu, AFPI saat ini tengah membangun komunikasi dengan Kementerian UMKM untuk membahas peluang kolaborasi tersebut.

“Kita sedang menjajaki untuk kolaborasi dengan komunitas UMKM dengan pengawalan dari kementrian UMKM,” ungkap Entjik kepada Bisnis, dikutip Rabu (14/1/2026).

Entjik menjelaskan, salah satu latar belakang penjajakan kerja sama tersebut adalah untuk memperluas penyebaran informasi mengenai pinjaman daring (pindar) kepada pelaku UMKM. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang terjebak dalam praktik pinjaman online ilegal akibat minimnya pemahaman.

“Agar Informasi tentang pindar bisa sampai ke kalangan masyarakat UMKM, karena selama ini masyarakat banyak terjebak pada pinjaman online ilegal,” tuturnya.

Dia menegaskan, industri pindar terus berupaya mendorong pertumbuhan pembiayaan produktif dengan menggandeng komunitas UMKM serta berkolaborasi dengan Kementerian UMKM.

Baca Juga

  • OJK Hentikan 2.263 Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal pada 2025
  • Pengamat Ungkap Prospek Kerja Sama Bank dan P2P Lending pada 2026
  • Begini Langkah OJK Perkuat Industri P2P Lending di Tengah Masalah Gagal Bayar

“Kami masih optimistis tahun 2026 ini portofolio untuk pembiayaan produktif, khususnya Ultra Mikro dan UMKM bisa naik,” ucap pria yang juga menjabat sebagai CEO DanaRupiah tersebut.

Entjik menambahkan, pembiayaan UMKM melalui industri pindar selama ini menyasar berbagai sektor usaha, meski saat ini cenderung lebih banyak diarahkan ke industri kecil berbasis rumah tangga.

Sementara itu, Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik membenarkan bahwa komunikasi dengan AFPI terkait rencana kolaborasi tersebut telah berjalan.

Riza menilai terdapat ruang yang cukup besar bagi lembaga pembiayaan untuk memperluas akses dan memberikan kemudahan pembiayaan bagi UMKM.

“Saya kira kami juga dapat mendorong atau perlu mendorong perkembangan hari ini dengan fintech. Fintech yang terus bertumbuh. Ini salah satu strategi untuk menjangkau dan memberikan ruang yang lebih inklusif terhadap pembiayaan kita kepada UMKM,” ucapnya saat ditemui di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mi’ing PDIP Apresiasi Pandji Hadirkan 10 Ribu Orang di Mens Rea: Kalau Partai Ngumpulin 10 Ribu Itu Harus Keluar Duit Ratusan Miliar
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Farhan: Nasib Kebun Binatang Bandung Ditentukan 2 Bulan ke Depan
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Foto: Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Rusak di Gorontalo
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Menkum Minta Advokat Kedepankan Kode Etik dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
• 13 jam lalumatamata.com
thumb
Pemerintah Izinkan Kayu Sisa Banjir Sumatera untuk Rekonstruksi, tetapi Tak Boleh Dikomersialisasi
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.