Menhan Venezuela: Sebagian Besar Tim Pengamanan Maduro Tewas saat Penyerangan AS

liputan6.com
2 hari lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sebagian besar tim pengamanan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tewas dalam operasi militer Amerika Serikat (AS), Sabtu, 3 Januari 2026, demikian disampaikan Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino, Minggu, 4 Januari 2025.

Seperti dilansir dari Anadolu, dalam pidato yang disiarkan televisi, Padrino menuduh personel militer AS yang terlibat dalam operasi tersebut telah “secara kejam membunuh sebagian besar tim pengamanan Maduro, para prajurit, serta warga sipil yang tidak bersalah.”

Advertisement

Namun, ia tidak merinci jumlah korban dalam insiden tersebut. Padrino juga menyebut Maduro sebagai “pemimpin sah dan autentik” Venezuela.

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa aksi militer AS pada Sabtu (3/1) berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Trump juga menyatakan AS akan menegaskan kendali atas Venezuela untuk sementara waktu, dengan mengerahkan pasukan AS jika diperlukan.

Trump sebelumnya menuduh Maduro terlibat dalam pengiriman narkotika ke AS dan mempertahankan kekuasaan secara tidak sah melalui kecurangan pemilu.

Maduro, yang saat ini ditahan di sebuah fasilitas penahanan di New York terkait tuduhan narkotika, membantah seluruh tuduhan tersebut. Pejabat di Caracas juga menyerukan pembebasannya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Peternakan Babi di Sragen Tutup Usai SPPG Dibangun di Sampingnya
• 30 menit laludetik.com
thumb
Gugatan Rp4,9 Miliar Ari Bias Terhadap Holywings Tetap Bergulir Tanpa Kehadiran Agnez Mo
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Join Operation BNN-Bea Cukai-Imigrasi Ungkap Jaringan Penyelundupan Liquid Vape Narkoba
• 15 jam laludisway.id
thumb
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Kemenhut Gandeng Pakar Telusuri Kerusakan DAS di Sumut
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.