Polsek Juwana Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Pati

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

POLSEK Juwana bersama Forkopimcam Juwana mendirikan posko dan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kecamatan Juwana, Jumat (16/1).

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Juwana AK Mudofar mengatakan pendirian dapur umum merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Kegiatan ini melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah kecamatan, organisasi masyarakat, serta relawan.

“Kami hadir untuk memastikan warga terdampak banjir mendapatkan bantuan secara cepat dan tepat, terutama kebutuhan pangan,” ujar AK Mudofar.

Baca juga : Cegah Banjir Meluas, Modifikasi Cuaca Dilakukan di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

Dalam kegiatan tersebut, dapur umum menyiapkan sebanyak 1.050 nasi bungkus yang kemudian didistribusikan ke sejumlah desa terdampak banjir dengan pengawalan personel kepolisian. 

Penyaluran bantuan dilakukan mulai pukul 13.00 WIB melalui kepala desa maupun secara langsung kepada warga. Adapun desa penerima bantuan meliputi Desa Kedungpancing, Jepuro, Tluwah, Doropayung, dan Growong Kidul.

Selain bantuan pangan, Polsek Juwana juga menggandeng Dokkes Polresta Pati untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di Balai Desa Kedungpancing sebagai upaya antisipasi gangguan kesehatan pascabanjir.

Baca juga : Banjir di Kudus Meluas, 35 Desa Terendam dan 48.193 Jiwa Terdampak

“Kondisi pascabanjir rawan penyakit, sehingga pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, warga Desa Kedungpancing mengaku sangat terbantu dengan kehadiran dapur umum dan pelayanan kesehatan yang diberikan aparat kepolisian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi. Bantuan makanan dan pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu kami,” ujar salah satu warga.

AK Mudofar menegaskan Polri akan terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam penanganan bencana sebagai wujud komitmen Polri yang presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana,” tegasnya.(HT/E-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kuasa Hukum Sebut Suami Boiyen Masih Terikat Kerja Sama dengan Pelapor Sampai 2028
• 1 jam lalugenpi.co
thumb
Pasang Badan untuk Prabowo, Bapersipil Lawan Segala Bentuk Politisasi Bencana
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Dharma Teaching di Jakarta, Chamgon Kenting Tai Situpa Tekankan Nilai Welas Asih
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
[FULL] Kata PBHI Julius Ibrani soal Vonis Bebas Bersyarat Laras Faizati di Kasus Penghasutan Demo
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Wavi Zihan Tertantang Main di Film Sebelum Dijemput Nenek
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.